Senin, 24 September 2018 12:52 WIB
pmk

Hukum

Setelah Buron Enam Tahun Terpidana Korupsi Genset Akhirnya Diamankan Intelijen Kejaksaan

Redaktur: Ali Rahman

Terpidana Tjiptadi Kartosudarmo saat diamankan di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemrajen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (26/7).

INDOPOS.CO.ID - Tim intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali mengamankan buronan kasus tindak pidana korupsi. Kali ini, korps adhyaksa telah mengamankan seorang terpidana dalam kasus pengadaan dan pemasangan SUTM 3x25 MM2 dan SUTR TC 3x25 serta pengadaan Genset 50 KVA di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara tahun anggaran 2005-2006 sebesar Rp. 1.082.354.431,87.

"Terpidana atas nama Tjiptadi Kartosudarmo diamankan di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemrajen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, siang tadi pukul 14.30 WIB," kata Direktur Teknologi Informasi dan Produksi pada Jaksa Agung Muda Intelijen, Yunan Harjaka di Jakarta, Kamis (26/7).

Saat diamankan, Tjiptadi tidak melakukan perlawanan berarti. Karenanya ia dengan mudah diterbangkan ke Kalimantan Timur guna menjalani eksekusi. "Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1065 K/Pid.Sus/2011 tanggal 24 Juli 2012, Tjiptadi akan menjalani hukuman selama 4 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara," ucap Yunan.

Penangkapan ini berkat kerjasama Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara.

Atas penangkapan tersebut, jumlah buronan yang ditangkap melalui program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 yang mewajibkan setiap Kejaksaan Tinggi menangkap buronan per tiap bulannya itu menjadi bertambah. "Jadi, jumlah keseluruhan buronan yang ditangkap sudah mencapai 140 orang dari 395 yang ditargetkan," pungkasnya. (ydh)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terpidana-korupsi-genset #kejaksaan-agung #yunan-harjaka 

Berita Terkait

IKLAN