Rabu, 26 September 2018 05:52 WIB
pmk

Jakarta Raya

Bangun Pelican Crossing, Lalulintas di Bundaran HI Dialihkan

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang menyiapkan rencana rekayasa lalulintas terkait pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat. Sedangkan untuk rekayasa atau pengalihan arus lalulintasmnya mulai dilaksanakan Senin (30/7) hingga Kamis (2/8). Penutupan selama 4 hari itu rencananya hanya akan diberlakukan mulai pukul 22.00 sampai pukul 04.00. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menjelaskan ruas jalan dari arah selatan mulai Bundaran HI menuju utara, begitu sebaliknya dari arah utara menuju selatan sampai Bundaran HI akan ditutup selama 4 hari itu. "Dari selatan ke utara ditutup dan dialihkan ke Kebon Kacang, ke Imam Bonjol. Dari utara ke selatan, dialihkan ke Sarinah, ke kiri dan kanan," terang Andri di Jakarta, Jumat (27/7).

Sebagai pengganti JPO, lanjut andri, pihaknya menyiapkan pelican crossing yang berjarak 30 meter dari Bundaran HI. "Dari arah utara bertempat di depan Hotel Pullman dan dari selatan berada di depan Hotel Grand Hyatt," jelasnya.

Namun, untuk teknis pembangunan pelican crossing, menurut Andri pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pembangunan pelican crossing tersebut akan dibuat di 4 titik dan mulai dibangun mulai Senin (30/7), dan ditargetkan pada Senin (6/8) sudah bisa dioperasikan.

Untuk diketahui, pengadaan pelican crossing itu, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp100 juta. Sedangkan pelican crossing itu akan digunakan hingga akses penyeberangan bawah tanah yang terhubung dengan moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) sudah siap digunakan. (ind/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bangun-pelican-crossing #rekayasa-lalulintas #lalulintas-di-bundaran-hi-dialihkan #pembongkaran-jpo-bundaran-hi 

Berita Terkait

Arus Lalin di Bundaran HI Selama Pembongkaran JPO

Jakarta Raya

Anies: Pembongkaran JPO Bundaran HI Minggu Ini Rampung

Jakarta Raya

Aksi 1712, Ini Rencana Rekayasa Lalin

Nasional

IKLAN