Sabtu, 17 November 2018 07:45 WIB
pmk

Hukum

Selesai Diperiksa KPK, Eni: Saya akan Jelaskan Semua Hal

Redaktur: Ali Rahman

Eni Maulani Saragih. Foto: cr-1/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Eni Maulani Saragih.

Eni merupakan salah satu tersangka kasus suap Proyek Pembangunan PLTU Riau-1. Hari ini Eni diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya, Johannes B Kotjo bos dari Apac Group.

”Saya diperiksa sebagai saksi pak Johannes Kotjo, yang pasti saya kooperatif. Saya akan menjelaskan semua hal terkait apa yang digunakan dengan uang itu,” tutur Eni sesaat sebelum masuk ke dalam mobil tahanan KPK, Jakarta, Jumat (27/7).

KPK menduga Eni menerima uang sebesar Rp 500 juta bagian dari komitmen fee 2,5 persen dari nilai proyek yang akan diberikan terkait kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1.

Penerimaan kali ini diduga merupakan penerimaan keempat dari pengusaha Johannes B Kotjo kepada Eni dengan nilai total keseluruhan sekitar 4,8 miliar.

Pemberian pertama pada Desember 2017 sebesar Rp 2 miliar, kedua Maret 2018 sebesar Rp 2 miliar dan ketiga 8 Juni Rp 300 juta dan uang tersebut diduga diberikan melalui staf dan keluarga.

Eni disangkakan melanggar pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, Johannes yang merupakan pihak swasta disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #eni-maulani-saragih #ott-anggota-dpr #suap-proyek-pembangunan-pltu-riau-1 

Berita Terkait

KPK Periksa Idrus Marham

Headline

Sofyan Basir Lolos dari Jerat Jumat Keramat KPK

Fokus

Eni Akui Lobi Dirut PLN dan Nicke

Headline

Setya Novanto Minta Eni Kawal Proyek PLTU Riau-1

Hukum

IKLAN