Senin, 19 November 2018 12:17 WIB
pmk

Liga Indonesia

Tembus Tiga Besar, Ini Kunci Kemenangan Persija

Redaktur:

LANJUTKAN TREN – Striker Persija Riko Simanjuntak dibayangi pemain Bhayangkara FC saat laga di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (27/7).

INDOPOS.CO.ID -  Tren kemenangan Persija Jakarta berlanjut. Tim berjuluk Macan Kemayoran membuka laga putaran kedua Liga 1 2018 dengan menaklukkan Bhayangkara FC 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, tadi malam (27/7). Gol kemenangan Persija dicetak oleh Ismed Soyan lewat tendangan bebas menit 33.

Ini kemenangan kedua Persija, setelah sebelumnya menang 2-0 atas tuan rumah Mitra Kukar. Hasil ini membuat Persija naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan poin 28, sedangkan Bhayangkara FC turun satu strip ke posisi lima dengan poin 26.

Lantas apa kunci kemenangan Persija? Ternyata, setelah unggul skor 1-0, Persija memang bermain bertahan. "Kami mau dapat 3 poin. Boleh 3-0, 4-0, 5-0. Tapi, 1-0 sudah cukup. Kami sudah belajar (dari kesalahan) di pertandingan sebelumnya," kata pelatih Persija Stefano Cugurra Teco usai laga.

Pelajaran penting dipetik Persija ketika menghadapi PSM Makassar beberapa waktu lalu. Ketika timnya unggul 2-1 dan terus menyerang, malah kebobolan dan skor akhir menjadi 2-2. Karena itu strategi berbeda diterapkan saat sudah unggul melawan Bhayangkara.

Teco juga mengungkapkan, timnya mengalami perkembangan yang cukup baik. Setelah sebelumnya meraih poin penuh melawan tuan rumah Mitra Kukar, kini menang 1-0 saat menjamu Bhayangkara FC.  "Kami buka putaran kedua dengan bagus. Kami sangat senang," ucapnya.

Kiper anyar Persija Shahar Ginanjar mengatakan, meski berstatus tuan rumah namun kepemimpinan wasit dirasa cenderung berat kepada tim tamu. "Kepemimpinan agak mengarah ke sebelah. Sementara pemain kami sedikit kehilangan konsentrasi di menit akhir," ucapnya.

Kiper yang pernah membela Persib dan PSM ini juga mengaku, penampilannya yang cukup memberi kontribusi kepada tim lebih karena dukungan dari rekan-rekan setimnya. "Di sini saya dikasih kepercayaan pelatih. Saya ditekankan untuk cepat beradaptasi. Saya mendapat hasil baik karena support teman-teman lain," pungkasnya.

Sementara itu, kubu Bhayangkara FC cukup kecewa dengan hasil yang didapatkan. "Kami kebobolan gol aneh. Bola lurus dari tengah, mungkin anak-anak mengira ada yang heading. Tapi bola masuk melewati kiper," kata Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy usai laga.

Sejak sebelum laga, Simon sudah memprediksi pertandingan akan berjalan dengan sengit. Ekspektasi juga sangat tinggi, karena Persija beberapa kali main di kandang hanya memperoleh hasil imbang.

Simon juga menilai laga tadi malam terlalu keras. Beberapa kali Marko Simic, striker tuan rumah melakukan pelanggaran-pelanggaran tapi tidak diganjar kartu kuning. Ini karena sikap kurang tegas pengadil lapangan.

Beberapa pemain Bhayangkara FC yang absen karena dipanggil Timnas, seperti Awan Setho, Putu Gede, dan Muhammad Hargianto juga cukup mempengaruhi permainan The Guardian. Sebab, dalam setiap pertandingan yang dilakoni, mereka hampir selalu menjadi starter. (dho/jpc/*)

 

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-1 #persija-jakarta 

Berita Terkait

Perebutan Gelar Juara Semakin Sengit

Indosport

“Kami Mau Menang, Mau Juara”

Liga Indonesia

Bukan Misi Mustahil

Liga Indonesia

Kunci Menuju Takhta

Liga Indonesia

Misi Sulit di Makassar

Liga Indonesia

IKLAN