Kamis, 20 September 2018 12:18 WIB
pmk

Jakarta Raya

Sebanyak 579 Pipa Air Ilegal Dibongkar

Redaktur:

TEGAS-Sambungan air ilegal berhasil diungkap Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya, bersama Palyja. Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sambungan pipa air ilegal berhasil diungkap Dit Pam Obvit Polda Metro Jaya, bersama petugas operator air DKI Jakarta PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Pipa tersebut tersambung ke lingkungan warga di Jakarta Barat. Diperkirakan sudah tiga tahun lamanya pipa ilegal itu tersambung di lingkungan RT 4, 5, dan 6 RW 2 Duri Kepa, Kebon Jeruk.

Dari hasil investigasi sementara hingga tanggal 25 Juli 2018 lalu, Lydia Astriningworo, selaku Corporate Communiations and Social Responsinilty Division Head, PT Palyja membeberkan bahwa telah ditemukannya sambungan air tidak resmi sebanyak 579 sambungan dan 22 kasus penggunaan air tidak resmi.

Temuan tersebut kemudian dilanjutkan ke Kepolisian. Bersama dengan sejumlah anggota Kepolisian, petugas dengan anggota Palyja membongkar pipa sambungan air ilegal, di lingkungan warga di Duri Kepa itu. Pembongkaran paksa ini dilakukan petugas di lokasi lantaran pipa-pipa air sambungan telah terbukti merugikan.

"Pipa ini dilubangi dan disambung lagi menggunakan pipa lain dan disambung ke pemukiman warga di sini (RT 4, 5 dan 6 RW 02). Pelanggaran dan harus dibongkar," tegas salah satu petugas dari Palyja pada wartawan, Jumat (28/7).

Pipa air sambungan ilegal tak resmi itu, diketahui memiliki ukuran berdiameter 3. Terindikasi, pipa sambungan ini tersambung selama lebih dari tiga tahun.

"Tiga tahunan lah ini sambungan pipa air ilegal terpasang di sini," ungkap petugas.

Sementara, Lydia Astriningworo, selaku Corporate Communiations and Social Responsinilty Division Head PT Palyja menambahkan, aksi investigasi ini tengah dilaksanakan di 10 lokasi dari 16 Juli hingga 14 Agustus 2018.

"Tujuannya untuk menemukan dan menindaklanjuti pencurian air dari sambungan tidak resmi dan pemakaian air tidak resmi oleh pelanggan dan masyarakat. Ruang lingkup dari pekerjaan ini, dengan menyisir area indikasi air dengan gunakan metode door to door," tegasnya.  

Lydia menambahkan, tak hanya itu pihaknya juga memutus sambungan pipa illegal. 

Dapat diproses tindak pencurian secara perdata, dan pidana. Air yang terselamatkan dari sambungan air tidak resmi sebesar 11.360 meter kubik (m3) per-bulan atau setara dengan 4,4 liter per detik ya. 

"Ini rutin dilakukan untuk bisa lagi ditingkatkan pelayanan ke pelanggan, dan memberikan efek jera. Di kegiatan ini juga, sebagai bentuk dukungan terhadap Peraturan Daerah (Perda) DKI no 11 tahun 1993 tentang Pelayanan Air Minum di Wilayah Khusus Ibu Kota Jakarta dan Surat Keputusan Direktur PAM Jaya nomor 72 tahun 2014," ungkapnya. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pipa-air-ilegal 

Berita Terkait

IKLAN