Senin, 24 September 2018 06:42 WIB
pmk

Jakarta Raya

Sandiaga Dorong Pegawai Beralih ke GPN

Redaktur:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

INDOPOS.CO.ID - Dalam satu tahun ke depan, pegawai dan seluruh layanan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dapat beralih ke Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

"Kami ingin ini dilakukan masif dan targetnya mungkin antara 6 sampai 12 bulan seluruh (pegawai) di lingkungan Pemprov, 70.000, dapat logo GPN dan ikut bergabung di sistem pembayaran ini," ujar Sandiaga dalam sosialisasi GPN di salah satu hotel di Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/7).

Sandiaga mengatakan, perubahan layanan dan pegawai Pemprov ini dapat didorong lewat instruksi yang jelas.

"Kalau layanan di DKI dengan instruksi yang jelas dan nanti akan diikuti ketentuan-ketentuannya," kata Sandiaga.

Sedangkan, untuk warga DKI, Sandiaga berharap mereka bisa menukarkan kartu debitnya dengan kartu berlogo GPN. Warga DKI yang disasar antara lain pengguna Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang kini bisa mengambil tunai di Bank DKI. Ia menargetkan warga mulai beralih secara bertahap.

"Tentunya untuk seluruh masyarakat akan memakan waktu," kata dia.

Adapun Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta Trisno Nugroho mengatakan pihaknya sendiri menargetkan di akhir tahun 2018, 30 persen nasabah bank beralih ke GPN.

"Jadi kita siapin sama-sama akhir tahun 30 persen dari bank-bank dan nasabah sudah berlogo ini. Pak Sandi bilang 12 bulan saya kira DKI bisa," ujar Trisno.

GPN merupakan sistem pembayaran terpadu yang dikeluarkan Bank Indonesia dalam rangka memudahkan transaksi antarbank di Indonesia.

Nasabah yang telah mengganti kartu debitnya dengan yang berlogo GPN bisa bertransaksi menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) serta di perangkat Electronic Data Capture (EDC) bank lain, dengan biaya lebih murah.

Selain itu, biaya yang dibebankan kepada merchant setiap transaksi melalui perangkat EDC untuk kartu berlogo GPN diturunkan. Penurunan biaya tercermin dari besaran Merchant Discount Rate (MDR) dari yang sebelumnya 2 sampai 3 persen kini jadi 1 persen. (ibl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #sandiaga-uno #gerbang-pembayaran-nasional 

Berita Terkait

IKLAN