Senin, 19 November 2018 04:44 WIB
pmk

Nusantara

133 Kali Gempa Susulan di Lombok, Korban Tewas Menjadi 14 Orang

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - 14 orang meninggal dunia akibat gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR. Gempa mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada pukul 05.47 WIB, Minggu (29/7).

Guncangan susulan masih dirasakan warga hingga pukul 15.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat telah terjadi 133 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 SR.

"Data sementara berdasarkan laporan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, tercatat 14 orang meninggal dunia, 162 jiwa luka-luka dan ribuan unit rumah rusak," ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya.

Dampak terparah dari gempa terdapat di Kabupaten Lombok Timur, di mana terdapat 10 orang meninggal dunia, 67 orang luka berat dan ratusan jiwa luka sedang dan luka ringan.

"Kerusakan rumah mencapai lebih dari 1.000 unit rumah baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Pendataan masih dilakukan," ucap Sutopo.

Dia menambahkan, di Kabupaten Lombok Utara terdapat 4 orang  meninggal dunia, 38 jiwa luka berat dengan rincian 12 orang luka-luka dirawat di Puskesmas Senaru, 15 orang di Postu Sambikelen, 1 orang di RSUD Tanjung, dan 10 orang di Puskesmas Anyar.

"Data sementara kerusakan rumah  terdapat 41 unit rusak berat, 74 unit rusak sedang dan 148 unit rusak ringan. Sebanyak 6.237 KK terdampak gempa," ujar dia mengakhiri. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-bumi #gempa-lombok 

Berita Terkait

Tanah Labil, Rawan Gempa Bumi

Megapolitan

Kota Palu Terbanyak Korban Meninggal Gempa Sulteng

Headline

Pascagempa Sulteng 4 Daerah Masih Terisolasi

Headline

Yang Tersisa dari Musibah Tsunami di Sulawesi Tengah

Nasional

BNI Bangun 400 Huntara di Daerah Bencana

Nusantara

IKLAN