Selasa, 20 November 2018 11:20 WIB
pmk

Nusantara

Jokowi Datang, Hati Pun Tenang

Redaktur: Ali Rahman

Bagi Buku: Presiden Jokowi membagikan buku kepada anak-anak korban gempa di posko pengungsian Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin (30/7). Foto: Sirtu/Lombok Post

INDOPOS.CO.ID - Kedatangan Presiden Joko Widodo ke lokasi pengungsian membuat korban gempa Lombok sedikit terhibur. Paling tidak mereka bisa tersenyum dan melupakan sejenak gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR), yang memporak-porandakan kampung halaman mereka.

Presiden Jokowi tiba di lokasi pengungsian Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin (30/7), pukul 08:40 Wita. Didampingi ibu negara Hj Iriana Joko Widodo dan Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, Jokowi menyambangi korban bencana. Di tenda pengungsian, Jokowi juga membagi-bagikan buku tulis kepada anak-anak korban.

Anak-anak yang menunggu sejak pagi pun girang bukan kepalang bisa bertemu langsung dengan presiden. Mereka berebut mendapatkan buku tulis yang dibagikan orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi juga berdialog dengan warga, dan membagikan bantuan sembako kepada para korban. Kali ini Gubernur TGB Zainul Majdi ikut membantu membaikan bantuan sembako.

Sebelum bertolak ke Kabupaten Dompu, Jokowi juga meninjau salah satu rumah warga yang roboh terkena gempa. Seperti rumah Amaq Hamdani, yang tidak jauh dari lokasi pengungsian. Rumahnya rusak berat akibat gempa, pada Minggu (29/7) pagi.

Hamdani diajak duduk bersama oleh Jokowi di atas berugak (gazebo) di halaman rumahnya. "Senang, senang," katanya tersenyum.

Presiden Joko Widodo mengatakan, ia mengaku berduka karena korban jiwa cukup banyak. Terhadap rumah yang roboh, terutama yang rusak berat, sekarang masih dalam proses verifikasi di pemerintah daerah. Jumlah penerima bantuan nanti akan dikeluarkan oleh gubernur. Maksimal hari ini sudah bisa dibantu. Agar semua rumah bisa diperbaiki kembali. "Nanti akan dibantu rata-rata Rp 50-an juta," katanya.

Ia meminta agar BNPB menindaklanjuti dengan supervisi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara untuk para pendaki Gunung Rinjani yang masih terjebak, ia sudah meminta Basarnas bersama BNPB, TNI dan tim melakukan evakuasi.

Jokowi berpesan, karena Indonesia berada di wilayah cincin api. Maka masyarakat harus selalu waspada dan siap menghadapi bencana. (ili/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-ntb #presiden-jokowi 

Berita Terkait

IKLAN