Senin, 24 September 2018 01:12 WIB
pmk

makanmakan

Olahan Ayam di Kedai Jadoel

Redaktur:

Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kawasan Asia Tenggara sudah lama dikenal sebagai lokasi dengan beragam macam kuliner dan tentunya rempah yang digunakan. Salah satu makanan favorit orang Indonesia adalah ayam. Olahan hewan unggas ini sangat mudah ditemukan dimana saja, mulai dari hotel, restaurant, cafe hingga pinggir jalan.

Bila kamu menyukai olahan ayam, pastinya sudah tidak asing dengan menu ayam goreng. Bahkan tidak hanya Indonesia, menu ini sudah mendunia hingga ke benua Eropa dan Afrika. Ayam goreng merupakan menu khas lokal Indonesia, perkembangan rumah makan ayam goreng pun saat ini cukup pesat dan bersaing.

Berbagai macam menu alternativ ditawarkan, hingga sarana dan fasilitas penunjang yang langsung atau tidak langsung mendukung produk rumah makan itu sendiri. Tidak hanya soal rasa, olahan dari ayam ini pun bermacam-macam, mulai dari ayam goreng, soto, sate, ayam bakar.

Ayam sangat mudah ditemukan, tak ayal sajian ini sangat mudah dijumpai diberbagai tempat makan. Salah satunya Kedai Jadoel. Dengan mengusung konsep kedai dengan tema tempo doeloe, alhasil hidangan yang terdapat didalam pun juga merupakan olahan yang sudah ada sejak zaman dulu. Yaitu ayam goreng jadoel Madura.

Berbeda dengan olahan ayam yang lain, ayam goreng ini memiliki cita rasa yang gurih dan pedas. “Sebenarnya bahan dasarnya itu bebek, tapi karena sangat gak suka pegang bebek. Jadi saya ganti aja dengan ayam,” ucap Chef Nisa selaku koki kedai jadoel.

Rasa yang dihadirkan pada hidangan ini pun hampir sama jika menggunakan bebek. Dari tampilan sebenarnya makanan ini ya hampir sama dengan makanan pinggir jalan. Tapi ketika kita mencoba ayam goreng ini, ternyata rasanya sunggu sangat berbeda.

Rasa pedas dan gurih ditawarkan oleh olahan yang sangat terkenal ini. Balutan bumbu asli Indonesia membuat sensasi pedas yang begitu kuat. Sehingga sangat panas dilidah, “Kami menggunakan bumbu dapur, ditambah cabe rawit dan cabe besar,” jelas Chef Nisa.

Yang membuat makanan ini berbeda dari makanan yang lain, sambung Nisa,  karena bahan yang digunakan diblender terlebih dahulu, selanjutnya ditumis hingga kental. Untuk pemasakan ayam, terlebih dahulu ayam dimasak dengan setengah bumbu yang sudah ditumis tadi. Lalu disajikan di atas piring, dan ayam disiram dengan sisa kuah sambal yang sudah dibuat kental.

Kemudian ayam goreng disajikan dengan nasi panas. Banyak pengujung menyukai makanan ini, karena rasa pedasnya yang sangat luar biasa. Wanita yang ahli pada bidang pastry ini menambahkan jika makanan tersebut diolah dengan cara yang berbeda, “Metode masaknya lama, karena nunggu kentalnya lama,” jelasnya. (cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

WICSF 2018 Padukan Kuliner dan Fashion

Fashion

Makanan Khas Korea Merambah Lidah Pribumi

makanmakan

Makanan Khas Korea Merambah Lidah Pribumi

makanmakan

Ramen Hitam Bisa Jadi Pilihan

makanmakan

Ramen Hitam Bisa Jadi Pilihan

makanmakan

Godaan Kuah Pedas di Menya Musashi Bukotsu

makanmakan

IKLAN