Selasa, 25 September 2018 06:26 WIB
pmk

Nusantara

Karangasem terkena Dampak Gempa Lombok

Redaktur: Ali Rahman

Palinggih Karangasem yang roboh akibat Gempa di Lombok.

INDOPOS.CO.ID - Gempa bumi yang berpusatnya di Lombok Timur NTB pada Minggu pagi (29/7)  dirasakan keras di beberapa daerah di Bali, bahkan hingga ke kota Denpasar Bali. Salah satu kawasan yang terkena dampak gempa di bali adalah Kabupaten Karangasem.

Bahkan, sebuah pelinggih di Pura Dadya Pasek Gelgel Dusun Biaslantang Desa Purwakerti Kecamatan Abang Karangasem roboh saat gempa sekitar pukul 06.47 Wita itu. Sejumlah warga pun dibuat kaget.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, gempa berkekuatan 6,4 SR di Lombok itu juga membuat genteng sejumlah bangunan di Karangasem berjatuhan. Salah satunya di Kantor Pengadilan Agama Karangasem. Ada juga genteng rumah warga di wilayah Selat. BPBD Karangasem memastikan tak ada korban akibat gempa itu.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa menyebutkan, gempa dirasakan sebagian besar wilayah Karangasem. Gempa itu juga sempat membuat panik warga di sejumlah pasar tradisional di Karangasem. “Warga Karangasem tetap waspada karena dirasakan beberapa kali gempa,” terang Arimbawa. 

Untuk diketahui, ratusan getaran gempa mengguncang Lombok sejak Minggu pagi (29/7) hingga Senin pagi (30/7). Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosifika (BMKG) menyebut sejak Senin dini hari terjadi ratusan kali gempa susulan yang dimulai sejak pukul 01.52 WITA. Sebelumnya, sejak Senin pagi hingga tengah malam tercatat setidaknya 135 kali gempa.  

Sesuai keterangan di www.bmkg.go.id hingga Senin pagi ada ratusan kali gempa susulan yang memiliki magnitudo berbeda. Seperti pukul 02.03 WITA terjadi gempa 4,3 SR dikedalaman 10 KM dengan pusat gempa di darat berjarak 29 KM barat laut Lombok Timur. Selanjutnya pukul 03.48 WITA terjadi lagi gempa 4,2 SR pada kedalaman 12 KM dengan pusat gempa di darat 7 KM barat daya Lombok Timur. Kemudian pukul 04.09 WITA dengan magnitude 4 SR dengan kedalaman 5 Km yang pusat gempanya berada di darat berjarak 14 KM barat daya Bayan Lombok Utara. Pada sekitar pukul 06.00 dan pukul 09.00 gempa juga masih terjadi.

Ketua BMKG Pusat Dwikorita Karnawati mengatakan sudah terjadi 276 kali gempa dengan magnitude terbesar 6,4 SR dan 5,7 SR. (ind/jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-ntb #bpbd-karangasem #ida-bagus-ketut-arimbawa 

Berita Terkait

IKLAN