Senin, 19 November 2018 10:27 WIB
pmk

Politik

Pertemuan Jilid II SBY-Prabowo Belum Tentukan Cawapres, hanya Visi Misi

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat mendatangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (30/7). Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Prabowo ke kediaman SBY pada Selasa (24/7) lalu. Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Konsolidasi antara Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah usai. Pertemuan selama dua jam tersebut belum menghasilkan calon wakil presiden pendamping Mantan Danjen Kopassus itu. Mereka berdua hanya bersepakat visi misi yang nantinya dijadikan pedoman perjuangan koalisi bersama.

"Kami bersepakat untuk melaksanakan kerjasama politik yang tentunya akan terwujud dalam koalisi dan kami akan ajak parpol koalisi lain supaya kuat untuk memberi solusi dan harapan pada rakyat," ucap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam jumpa pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7).

Ia menuturkan, atas saran dari SBY, akan ada tindakan lanjut khususnya dalam menyusun visi misi dan langkah persiapan secara matang dalam mendeklarasikan capres-cawapres. "Jadi kita sepakat 10 hari kedepan, kita harus mencermati dan kita harus hadapi dengan teliti dan seksama dengan pertemuan-pertemuan yang lebih intensif," katanya.

Mengenai cawapres, Prabowo menegaskan kembali bahwa pertemuan kali ini bukan bertalian dengan pengajuan Ketua Kosgama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendampingnya.

"Sekali lagi Presiden SBY tidak menuntut atas nama Parta Demokrat satu nama tertentu, sama sekali, beliau berkali kali menyampaiakn pada saya menyerahkan sepenuhnya pada saya," tegasnya.

Mantan Pangkostrad ini menyatakan, kepentingan rakyat merupakan visi misi perjuangannya dalam Pilpres 2019 mendatang. Hal itu oun disepakati oleh SBY.

"Secara garis besar saya sepakat dengan harapan beliau (SBY) bahwa apa pun nanti yang menjadj landasan perjuangan kita, beliau tekankan harus mengutamakan kepentingan rakyat. Jadi rakyat menjadi fokus dan tujuan," paparnya.

Di tempat sama, SBY pun satu pandangan dengan juniornya di TNI itu. SBY sepakat bahwa kepentingan rakyat harus dijadikan landasan utama perjuangan. "Saya tidak suka beretorika, saya bukan tipe pemimpin yang mudah dan suka berjanji, oleh karena itu pembicaraan kami berdua hampir dua jam, itu betul betul dengan jernih, jujur dan terbuka melakukan identifikasi apa saja persoalan yang dihadapi rakyat kita, terutama saudara kita golongan tidak mampu dan miskin yang junlahnya mencapai 100 juta orang," paparnya.

Lalu SBY pun kembali memastikan bahwa untuk cawapres Prabowo Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya pada putra almarhum Soemitro Djojohadikusumo itu. "Saya sebagai pemimpin Partai Demokrat, menyerahkan penuh pada Pak Prabowo untuk menetukan keputusan (cawapres)," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #susilo-bambang-yudhoyono #prabowo-subianto #partai-gerindra #partai-demokrat #sby-dan-prabowo-bertemu 

Berita Terkait

Hillary Clinton Akan Maju Lagi Menjadi Capres AS

Internasional

Tak Cerminkan Sikap Pahlawan

Politik

PD Fokus Menangkan Caleg

Politik

Pemilu Sela AS, Demokrat Pimpin Kursi di DPR

Internasional

IKLAN