Selasa, 18 September 2018 10:49 WIB
pmk

Hukum

KPK Periksa Petinggi PT. PJB terkait Kasus Suap PLTU Riau-1

Redaktur: Ali Rahman

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Pengembangan dan Niaga PT. Pembangkit Jawa-Bali (PJB) Henky Heru Basudewo dan Direktur Utama PT. PJB Iwan Agung Firstantara, pada hari Senin (30/7). Henky dan Iwan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes B Kotjo (JBK) dan Eni Maulani Saragih (EMS)

“Diagendakan hari ini pemeriksaan terhadap Direktur PJB Henky Heru Basudewo dan Dirut PT. PJB Iwan Agung Firstantara sebagai saksi untuk tersangka JBK dan EMS,” ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (30/7).

Pemeriksaan yang dilakukan ini terkait kasus suap kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-1.

Pada kasus ini KPK menetapkan Bos Apac Group Johannes B Kotjo dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragi sebagai tersangka.

Johannes B Kotjo diduga sebagai pemberi dan disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001

Sementara Eni Maulani Saragih sebagai penerima dan disangkakan melanggar pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi-pltu-riau-1 #kpk #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN