Rabu, 19 September 2018 11:58 WIB
pmk

Politik

Dinilai Ragu Nyapres, Prabowo: Itu Orang Tidak Cerdas

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat mendatangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (30/7). Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Prabowo ke kediaman SBY pada Selasa (24/7) lalu. Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Prabowo Subianto sempat menyatakan tanda tak maju sebagai capres dan mendukung capres lain yang lebih baik. Hal ini pun banyak dinilai kalangan sebagai sinyal Mantan Danjen Kopassus itu tak lagi nyapres.

Menanggapi hal itu, Prabowo menepis anggapan tersebut. Kata dia, orang tersebut tidak cerdas.

"Saya kira, mungkin orang yang kurang cerdas lah yang masih bertanya-tanya. Tapi enggak apa-apa. Biar Anda was-was terus. Yang kita bicarakan tadi sudah jauh ke depan," ucap dia usai melakukan pertemuan dengan SBY di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7).

Prabowo menuturkan, pernyataannya semacam itu hanya adat ketimuran yang sering digunakan masyarakat kita di mana segala sesuatunya harus dilegalkan dalam tulisan.

"Kalau Anda simak, dan kita sebagai orang timur ya. kalau belum tertulis hitam diatas putih kan bisa saja. Kehendak Tuhan dinamika terjadi. Jadi saya tidak mau mendahului kehendak tuhan," tegasnya.

Di tempat sama, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono semakin menegaskan dukungannya untuk pencapresan Prabowo sekaligus menepis anggapan orang-orang yang ragu.

"Kalau ditanya apakah ada diskusi pak Prabowo presiden tidak? Kami datang (ke Kertanegara, red) dengan satu pengertian pak Prabowo adalah capres kita," jelas Presiden RI Keenam ini.

SBY pun menegaskan bahwa, bila pertemuan pertama di Kediamannya pada Selasa (24/7) lalu menghasilkan kesepakatan koalisi bersama terbuka lebar lalu pada pertemuan kali ini, kata SBY, koalisi Gerindra, Demokrat PAN dan PKS semakin terbuka lebar.

"Setelah sekian hari kami bekerja, hari ini saya katakan pintu itu makin lebar. Dan insya Allah, dengan izin Allah SWT, kita bisa dipertemukan untuk melakukan perbaikan dan perubahan lima tahun yang akan datang," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #susilo-bambang-yudhoyono #prabowo-subianto #partai-gerindra #partai-demokrat #sby-dan-prabowo-bertemu 

Berita Terkait

IKLAN