Rabu, 14 November 2018 01:35 WIB
pmk

Jakarta Raya

BBPI Jadikan Sungai sebagai Destinasi Wisata

Redaktur:

SIAP LARI - Para peserta lomba lari BKT 5K atau Banjir Kanal Timur 5 kilometer di Jakarta, Minggu (29/7). IQBAL/ INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Belakang ini, olahraga lari kian populer di kalangan masyarakat. Olahraga itu simple, mudah, murah, dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Selaian itu, lari memiliki manfaat seperti menurunkan resiko penyakit jantung, mengurangi resiko diabetes dan masih banyak manfaat lainnya.

“Kami bersama dengan Kementerian Pariwisata dengan Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BBPI), menggelar event sport tourism lomba lari BKT 5K atau Banjir Kanal Timur 5 kilometer,” kata

Ketua BPPI Wiryanti Soekamdani di Bantaran Kali Timur, dekat Pintu Air BKT, Jakarta, Minggu (29/7).

Penyelenggaraan Fun Run BKT 5K yang ketiga kali itu sebagai upaya mempromosikan kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) sebagai area olarahraga wisata (sport tourism) serta arena kuliner dan wisata sungai.

Wiryanti mengatakan penyelenggaraan event BKT 5 K ini sebagai upaya mempromosikan BKT juga sekaligus mengajak masyarakat Jakarta dan sekitarnya hidup sehat.

Event lomba lari BKT 5 K, menurut Yanti Soekamdani, diharapkan menjadi even tahunan sehingga kegiatan olahraga lari ini dapat meningkatkan animo masyarakat Jakarta khususnya wilayah Jakarta Timur untuk mengenal lebih baik tentang area BKT dan menikmati keindahan alam serta menjaga kebersihan area BKT.

"Lomba lari BKT 5 K ini tidak dikenakan biaya. Para pemenang lomba untuk kategori pria dan wanita mendapat hadiah. Selain itu para peserta juga akan mendapat hiburan atau entertainment serta dapat melihat pameran (bazaar) multi produk," ungkap Yanti.

Wiryanti Sukamdani mengatakan, Fun Run BKT 5 K diikuti oleh lebih di 1.200 peserta dengan mengangkat tema Heath of Eat slah satu upaya kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Deputi Pemasaran 1 Kemenpar I Gde Pidana yang diwakili Cecep Satia Kasubdit Area Jakarta Kemenpar menambahkan, ajang Fun Run BKT 5 Km dengan tajuk wisata sehat ini ditujukan untuk menyambut perhelatan Asian Games yang akan berlangsung pada 18 Agustus 2018.

"Dalam menyambut perhelatan olahraga internasional ini masyarakat indonesia perlu menyadari untuk menjadi tuan rumah yang baik, masyarakat yang sadar wisata yang mengimplementasikan unsur-unsur Sapta Pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan," terang Cecep.

Menurutnya Kementrian Pariwisata turut mendorong kepala daerah untuk menggarap wisata sungai sebagai tujuan rekreasi ataupun olahraga.

"Sekaligus mengedukasi bahwa sungai dan laut itu adalah beranda depan, teras rumah, bukan pintu belakang, sehingga akan merawat dan menghias sungai dan laut dengan baik. Sungai adalah atraksi," tandasnya.

Dia tambahkan, sungai bisa dijadikan sebagai pusat dan sumber kebudayaan yang sangat potensial untuk digarap sebagai destinasi wisata.

"Selain itu, sungai juga bisa digarap dari sisi lingkungan sebagai upaya pelestarian yang berawal dari pengembangan program pariwisata," tandasnya. (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #komunitas 

Berita Terkait

Mubes Bamus Betawi Ke-7 Deadlock

Jakarta Raya

Komunitas Krafbina, Tampung Ide ”Liar” Anak Muda

Lifestyle

IKLAN