Kamis, 20 September 2018 05:54 WIB
pmk

Nasional

Terjebak di Gunung Rinjani, Ancaman Serius Mengintai Pendaki

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Ratusan pendaki terjebak di Gunung Rinjani saat gempa menimpa Lombok Minggu (29/7) pagi. Dua hari terjebak di gunung, Praktisi Kesehatan, Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB mengatakan,  dehidrasi bisa menyebabkan gagal ginjal.

Terlebih, petugas dari semua unsur TNI termasuk Kopassus belum mengetahui nasib mereka. “Kita kan nggak tahu ya apa mereka masih ada persedian makanan dan minuman,'' ujar Dekan FKUI itu kepada INDOPOS, di Jakarta, Senin (30/7).

Ari mengungkapkan, kalau masalah dengan logistik, gangguan kesehatan bakal mulai menyerang. ''Kalau nggak ada air minum, mereka bisa dehidrasi sehingga menyebabkan gagal ginjal. Karena kan ginjal kita butuh minum. Kalau nggak minum ginjal akan tambah pekat, tambah pekat akibat dehidrasi, bisa juga kondisi ginjal menurun,''

''Kalau soal makanan itu relatif lebih kuat. Karena proses makanan dalam tubuh kita itu kan untuk mengolah karbohidratnya sekitar 6 sampai 8 jam, kayak puasa Ramadan saja,” sambung Ari.

“Kemudian kalau sudah lebih dari 12 jam sampai 24 jam itu sebagian besar yang dihancurkan adalah lemak, nah, kalau sudah lebih dari 24 jam itu yang dihancurkan adalah protein. Setelah itu kondisinya bisa menurun jadi rentan penyakit dan segala macam,'' tambahnya.

Selain haus dan lapar, udara dingin menjadi ancaman serius para pendaki. ''Di sana kan dingin. Nah, dalam kondisi yang dingin, kekurangan oksigem dan kekurangan makanan, minuman maka kondisi itu makin memperburuk kondisi. Apalagi kalau korban mengalami luka, itu bisa memperburuk keadaan,'' katanya.

Tapi, lanjutnya, secara umum, orang bisa bertahan dalam situasi darurat tergantung dari beberapa faktor. Misalnya faktor usia.''Kalau kondisinya fit mungkin bisa bertahan beberapa hari,'' tuturnya.

Ari menyarankan, mereka yang akan mendaki gunung perlu melakukan beberapa persiapan. Misalnya memperhitungkan makanan minuman berdasarkan berapa lama berada di gunung. ''Maping itu penting. Supaya kita tahu sumber-sumber air ada dimana. Selain itu perhatikan juga kondisi cuaca. Bawa makanan padat  dengan nilai kalori tinggi,'' ujar dia mengakhiri. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #operasi-penyelamatan-pendaki-gunung-rinjani #gunung-rinjani #ari-fahrial-syam 

Berita Terkait

IKLAN