Jumat, 16 November 2018 08:53 WIB
pmk

Megapolitan

Pelebaran Jalan Raya Puncak Teradang PKL

Redaktur:

SEMRAWUT-Puluhan PKL yang mengokupasi jalan di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor. sofyansyah/radar bogor/jpg

INDOPOS.CO.ID - Niat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan pelebaran Jalan Raya Puncak menemui kendala. Salah satunya PKL yang belum tertata.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Na¬sional (BBPJN) VI PUPR, Hari Suko, bahkan mengultima¬tum Bupati Bogor Nurhayanti agar segera mensterilkan tepian Jalan Raya Puncak dari PKL.

Hari mengatakan bahwa pi¬haknya akan menggarap pe¬lebaran Jalan Raya Puncak mulai September mendatang. Pengerjaannya dibagi menjadi dua tahap.

Tahun ini, pihaknya menger¬jakan di sepanjang jalan yang masuk ke wilayah Kecamatan Mega¬mendung hingga perbatasan Kecamatan Cisarua.

Untuk itu, sebelum Sep¬tember, Dia berharap Pemkab Bo¬gor sudah mensterilkan wila¬yah-wilayah yang bagian jalannya akan diperlebar.

”Untuk PKL katanya bupati mau bantu, supaya pekerjaan pelebaran jalan bisa dimulai. Kalau tidak kan ya tidak bisa,” jelasnya kepada Radar Bogor (INDOPOS Group).

Rencananya, tahun ini akan ada empat titik jalan raya yang bakal dilakukan pelebaran. Anggarannya pun tak sedikit. Untuk melakukan pengerjaan di jalan sepanjang lima kilo¬meter membutuhkan biaya Rp 20 miliar.(fik/c/jpc)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementerianpupr 

Berita Terkait

PUPR Kirim 400 Insinyur ke Lombok

Headline

Kemenkeu: Anggaran 150 PSN Aman

Headline

Pemerintah Jamin 150 PSN Berlanjut

Headline

IKLAN