Rabu, 14 November 2018 10:51 WIB
pmk

Nusantara

Pendaki Rinjani Terjebak di Danau Segara Anak dan Batu Ceper

Redaktur:

EVAKUASI- Para pendaki Gunung Rinjani berdatangan setelah dievakuasi dari Danau Segara Anak, Senin (30/7). Foto: Ivan/Lombok Post/JPG

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 156 personel tim evakuasi bergerak mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NBT) sejak Senin (30/7) pagi. Tim yang terdiri dari anggota TNI-Polri,  Badan SAR Nasional (Basarnas), porter, tim medis berangkat mulai pukul 08.00 Wita dari kantor balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Sembalun, Lombok Timur.

Kepala Balai TNGR Sudiyono mengatakan, dari data yang ada, ada 560 orang pendaki yang belum turun dari Rinjani. Sebagian masih terjebak di kawasan Danau Segara Anak dan Batu Ceper. ”Dari informasi, ada 60 orang yang terjebak di kawasan Batu Ceper,” katanya.

Selebihnya masih berada di wilayah Pelawangan dan beberapa pos pendakian Rinjani. Mereka yang terjebak di kawasan Batu Ceper belum bisa dipastikan untuk dievakuasi. Karena jalan setapak ditutupi puing-puing longsor. ”Jalannya tidak kelihatan,” ucapnya.

Dari data buku pengunjung, 560 orang masih dalam proses evakuasi. Terdiri dari 358 warga negara asing (WNA) dan 166 orang pendaki dalam negeri. ”Sisanya adalah porter dan guide,” bebernya.

Para pendaki dari luar negeri itu, antara lain berasal dari Malaysia 21 orang, Prancis 35 orang,  Belanda 23 orang, Thailand 174 orang, India 5 orang , Singapura 5 orang, Italia 3 orang, Inggris 6 orang, Amerika 5 orang, Spanyol 5 orang,   Belgia 7 orang, Swiss 13 orang, China 7 orang , Kanada 8 orang,  Denmark 4 orang,  Swedia 2 orang, Australia 2 orang, Kroasia 1 orang,  Myanmar 1 orang , Jerman 13 orang , Austria 5 orang, Jepang 2 orang, Polandia 2 orang, Bahrain 1 orang, dan Pakistan 1 orang.

Sedangkan pendaki dari dalam negeri berasal dari beberapa daerah di antaranya Jakarta 15 orang, Malang 2 orang, Probolinggo 4 orang, Banyuwangi 1 orang, Cirebon 1 orang, Tangerang 2 orang, Jombang 1 orang, Cilegon 1 orang, Gresik 2 orang, Solo 4 orang, Aik Beriq 1 orang, Mataram 2 orang, Loteng 1 orang, Lingsar 1 orang, Janapria 1 orang, Pengunjung asal KLU 4 orang, Lotim 17 orang. Sementara, sembilan orang diketahui tidak mengisi buku register. ”Sisanya itu adalah porter,” bebernya. (arl/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa #gunung-rinjani #pendaki #lombok-timur #ntb #operasi-penyelamatan-pendaki-gunung-rinjani 

Berita Terkait

IKLAN