Sabtu, 22 September 2018 09:05 WIB
pmk

Nusantara

Jembatan di Gunung Rinjani Putus, Pendaki Selamat Berkat Tali

Redaktur:

PERTOLONGAN-Petugas Kantor SAR Mataram bersama tim mengevakuasi para pendaki Gunung Rinjani yang terjebak gempa, Senin (30/7). Foto: SAR Mataram For Lombok Post/JPG

INDOPOS.CO.ID - Salah seorang pendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berhasil dievakuasi kemarin adalah Fathurrahman. Pria asal Jakarta itu menuturkan, tiga titik longsor yang terjadi di kawasan Danau Segara Anak menyebabkan jembatan penghubung terputus. Itu menyebabkan beberapa pendaki tidak bisa kembali ke atas. Puing longsor berupa pasir dan batu menutupi jalan setapak yang selama ini menjadi jalur para pendaki menuju danau.

Sebelum longsor, Fathurrahman mengaku sedang menikmati indahnya fanorama sekitar Danau Segara Anak. Duduk santai sambil menghangatkan badan di dekat api unggun.  “Tiba-tiba terdengar suara getaran dahsyat. Saya panik melihat ke sana ke mari," tutur Fathurrahman kepada Lombok Post (Grup INDOPOS) usai dievakuasi, Senin (30/7).

Dia berlari bersama ratusan orang di sekitar danau. Getaran gempa itu cukup panjang. "Saya lari saja berasa oleng," tuturnya.

Tiba-tiba terdengar suara longsor dari atas. "Durrr, pasir  dan batu bergelimpangan terjun ke bawah. Kami semua yang ada di danau berlindung," ungkapnya.

Beberapa pendaki dari mancanegara yang sudah menyelamatkan diri di balik pohon langsung mengeluarkan handphonenya. "Mereka mendokumentasikan peristiwa longsor itu," jelas dia.

Setelah jembatan penghubung ambruk, beberapa porter lansung berkumpul. Mereka membentuk tim. "Saya juga ikut berkumpul waktu itu," ingatnya.

Mereka memikirkan cara terbaik untuk bisa sampai ke Pelawangan. Semua peralatan diperiksa. "Alat yang bisa digunakan hanya tali," tuturnya.

Tali itu dikumpulkan dan disambung menjadi satu. Tali itu dibuat lebih panjang. "Ada sepanjang 10 meter," jelasnya.

Lalu mereka bekerja sama menggunakan tali itu hingga ke atas. Tali yang sudah disambung itu, hanya cukup untuk menarik lima orang. "Saya yang coba ikut dalam tim pertama," ujarnya.

Lalu, tali itu diganti dengan tali milik tim evakuasi. Tali yang dibawa tim evakuasi lebih kuat. "Dari situ, semua yang ada di danau bisa dievakuasi," tuturnya. (arl/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa #gunung-rinjani #pendaki #lombok-timur #ntb #operasi-penyelamatan-pendaki-gunung-rinjani 

Berita Terkait

IKLAN