Jumat, 16 November 2018 07:32 WIB
pmk

Liga Indonesia

Hadapi Myanmar, Fakhri Husaini Isyaratkan Rotasi

Redaktur:

TERANCAM ABSEN - Pemain Timnas Indonesia Sutan Diego Zico melakukan tembakan ke gawang Filipina di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (29/7).

INDOPOS.CO.ID - Indonesia mengawali laga pembuka Piala AFF U-16 2018 dengan mantap. Itu setelah mencukur Filipina dengan delapan gol tanpa balas dan menjadi pemuncak klasemen sementara grup A. Malam nanti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, giliran Myanmar yang akan menjadi lawan Garuda Muda.

Indonesia U-16 memang mempunyai catatan yang cukup apik saat duel kontra Myanmar. Dalam dua pertemuan terakhir, Indonesia tidak pernah kalah. Tim asuhan Fakhri Husaini itu satu kali menang dan satu kali imbang. Hasil imbang diperoleh saat keduanya bertemu di babak penyisihan grup Piala AFF U-19 tahun lalu.

Hanya saja, hasil itu tidak bisa menjadi patokan. Meski Indonesia di atas angin, Myanmar juga tidak bisa diremehkan. Sebab, di laga perdananya Myanmar juga sukses mengamankan tiga poin setelah menang 3-2 atas Timor Leste.

”Sebagai pelatih saya optimistis. Kami pernah menang 4-1 dari Myanmar. Tentu itu pengalaman berharga bagi pemain. Tapi, Myanmar juga pasti banyak perubahan,” ucap Fakhri Husaini. ” Myanmar tim yang militan dan fisiknya kuat. Organisasi mereka cukup baik,” imbuhnya. 

Di laga kedua ini, pelatih asal Aceh itu akan melakukan rotasi. Itu tidak lain untuk menjaga kebugaran pemainnya. Sebab, jadwal Piala AFF U-16 ini terbilang padat. Setiap tim hanya memiliki jeda satu hari untuk laga selanjutnya.

”Rotasi itu penting, saya sudah siapkan beberapa opsi. Bukan rotasi besar, sebab kerangka tim harus tetap dipetahankan,” tutur pelatih berusia 53 tahun itu.

Indonesia juga terancam turun tanpa striker Sutan Zico. Pemain bernomor punggung sembilan itu mengalami cedera pada otot paha bagian dalam. Padahal, di laga kontra Filipina kemarin, Zico tampil cukup apik dan menyumbangkan satu gol bagi Indonesia. Namun, Fakhri Husaini tidak perlu cemas, sebab masih ada nama Rendy Juliansyah yang menggantikan peran Zico.

”Kemarin (lawan Filipina, Red) dia (Zico, Red) sebenarnya belum pulih 100 persen. Tetapi, saya coba kasih kesempatan,” ucap Fakhri Husaini.

Sementara itu, Nyi Nyi Latt, pelatih Myanmar mengatakan, tidak terlalu mengkhawatirkan tentang performa Indonesia yang menang besar atas Filipina. “Saya tidak menyaksikan pertandingan tersebut dan tidak tau apa yang terjadi saat itu. Tapi, pada sepak bola semua bisa terjadi,” ungkapnya.

Tahun lalu, Myanmar meraih hasil tidak terlalu baik. Mereka tidak lolos fase grup. Untuk itu tahun ini mereka bertekad memperbaiki hasil itu. “Kami mempersiapkan diri untuk keseluruhan turnamen. Tidak masalah siapa pun lawannya. Kami harus siap pada setiap pertandingan. Ini bukan tentang hasil saja. Seluruh pemain bekerja keras untuk menampilkan yang terbaik,” imbuhnya. (nia/gil/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #piala-aff-u-16 #timnas-indonesia-u-16 

Berita Terkait

Kurniawan Batal Jadi Saksi Sejarah

Liga Indonesia

Pengalaman Final Piala AFF, Fakhri Siapkan Algojo Penalti

Liga Indonesia

Hadapi Australia, Timnas U-16 Percaya Diri

Headline

Indonesia vs Australia, Momen Cetak Sejarah

Liga Indonesia

Brylian Aldama Nyaris Jadi Pemain Bulu Tangkis

Liga Indonesia

IKLAN