Kamis, 20 September 2018 08:16 WIB
pmk

Hukum

Korupsi PLTU Riau-1, KPK Kembali Periksa Sofyan Basir sebagai Saksi

Redaktur: Ali Rahman

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Direktur Utama PLN Sofyan Basir pada hari Selasa (31/7) untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes B Kojto.

Pemeriksaan terhadap Sofyan merupakan pemeriksaan yang kedua yang sebelumnya pernah dilakukan pada Jumat (20/7). Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1 yang dilakukan oleh tersangka Johannes B Kotjo.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait pembangunan PLTU Riau-1," kata Jubir KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (31/7).

KPK menduga Eni menerima uang sebesar Rp 500 juta bagian dari komitmen fee 2,5 persen dari nilai proyek yang akan diberikan terkait kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1. Uang tersebut berasal dari Johannes B Kotjo selaku Bos Apac Group.

Johannes yang merupakan pihak swasta disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001. (cr-1)

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi-pltu-riau-1 #kpk #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN