Kamis, 20 September 2018 10:01 WIB
pmk

Lifestyle

Motivasi Pasien Kanker Anak lewat Drama Musikal

Redaktur:

DUKUNGAN-Selain drama musikal, juga digelar pameran yang berisi informasi tentang kanker. Foto: DEWI MARYANI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Merayakan ulang tahun ke-25 dan memperingati Hari Anak Nasional, Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) menggelar pertunjukan drama musikal berjudul "Rasa: Caring from the Heart". Acara tersebut digelar di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7) malam lalu.  

Ketua YOAI Rahmi Adi Putra Tahir menjelaskan, drama ini mengisahkan seorang anak penderita kanker bernama Rasa yang tengah berjuang mengalahkan penyakitnya. Sebagai seorang survivor kanker, dia beruntung masih bisa mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya. 

Pertunjukan ini merupakan inisiatif dari Cancer Buster Community (CBC), yaitu suatu komunitas yang anggotanya terdiri dari para penyintas kanker anak yang sudah dinyatakan sembuh. 

''Cerita yang diangkat terinspirasi dari kisah nyata para survivor kanker anak yang tergabung dalam CBC. Pertunjukan ini khusus didedikasikan untuk para pasien kanker anak di seluruh Indonesia,'' ungkapnya.  

Rahmi mengatakan, selain masyarakat umum, YOAI mengundang sekitar 200 pasien kanker anak yang saat ini tengah berjuang untuk sembuh, beserta keluarganya untuk hadir di pertunjukan drama musikal ini. Sebagai dukungan moral untuk mereka. ''Melalui pertunjukan ini, YOAI ingin menyebarkan pesan bahwa kanker pada anak itu dapat diobati dan diusahakan sembuh bila dideteksi atau diobati sejak dini. Untuk menuju ke sana, dibutuhkan dukungan, tak hanya dari sisi medis saja tetapi dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekatnya," ujar dia.

Dengan adanya dukungan itu 50 persen kesembuhan sudah tercapai. "Dukungan sangat penting karena saya merasakan sendiri,'' kata Rahmi yang merupakan orangtua survivor kanker dan kemudian mendirikan YOAI. 

Dia menyampaikan, anak-anak yang berhasil sembuh dari kanker, dapat hidup normal dan bisa bersekolah layaknya anak tanpa kanker. Drama musikal "Rasa: Caring from the Heart" disutradarai Rama Soeprapto yang berpengalaman menggelar acara serupa melalui sanggar Opera Jelajah Anak Indonesia (OJAI).

''Ini adalah pertunjukan dari kita untuk kita. Pertunjukan tentang perjuangan hidup, cinta kasih, persahabatan, dan kebahagiaan. Kita semua bisa membantu mereka, para pasien kanker anak. Bahkan hanya dengan memberikan buku gambar dan crayon mereka sudah sangat gembira,'' terangnya.  

Selain melibatkan anak-anak dari komunitas Opera Jelajah Anak Indonesia, drama musikal ini mengajak pula 15 anggota CBC untuk ikut bermain peran. Rama juga mengundang empat artis profesional sebagai pemeran utama yaitu Lukman Sardi, Dea Panendra yang bermain sebagai Rasa, Gabriel Harvianto yang memainkan tokoh Bintang, dan Shelomita.  

Seluruh lagu dalam drama musikal yang berdurasi 45 menit ini diciptakan Thoersi Ageswara yang pernah meraih Piala Citra di ajang FFI 2012. Menurut Rama, ia sengaja membuat drama musikal yang ringan dan sederhana agar pesannya mudah dipahami anak-anak penderita kanker dan masyarakat umum yang hadir. 

Untuk menambah nuansa Indonesia dalam  drama ini, Rama menghadirkan pendongeng asal Aceh, PM Toh. Rahmi menambahkan, selain drama musikal, pengunjung yang datang juga dapat menyaksikan eksibisi di gallery Ciputra Artprenuer. 

Karena disaat yang bersamaan, YOAI mengadakan pameran karya seni pasien kanker anak dan para survivors yang dibuat saat acara Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) pada 18 Februari lalu. Sekedar informasi, YOAI 

adalah suatu yayasan sosial yang didirikan pada tanggal 24 Mei 1993 oleh beberapa orangtua sebagai ungkapan syukur karena salah satu putra/putri mereka yang terkena kanker telah berhasil disembuhkan. 

Selama proses pengembangan YOAI banyak dibantu para dokter dan simpatisan. Selama 25 tahun usia YOAI sudah banyak menjalankan banyak program. 

Tak hanya membantu biaya pengobatan, konseling, menyebarkan informasi ke masyarakat tentang kanker anak, namun juga mewujudkan pusat sarana kanker anak di beberapa rumah sakit seperti RSUP Fatmawati, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais. 

Di samping itu, YOAI juga memiliki Graha YOAI sebagai pusat kegiatan penanggulangan penyakit kanker anak yang mandiri. Di Graha YOAI para pasien dan pendampingnya mendapatkan tempat singgah, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari rumah sakit atau luar kota. 

Disediakan mobil antar jemput pasien untuk ke rumah sakit dan kembali ke Graha YOAI. YOAI juga menyumbang alat pengolah darah yaitu Mesin Aferesis Comtec ke beberapa rumah sakit untuk menunjang pengobatan anak-anak kanker. 

Mesin Aferesis dengan teknologi terbaru ini berfungsi memisahkan darah menjadi beberapa komponen dan mengumpulkan komponen-komponen darah tertentu yang diperlukan dalam proses terapi.

Komponen darah yang tidak diperlukan akan dikembalikan lagSebagian besar pasien kanker anak mengalami penurunan trombosit, dan sekalii ke dalam tubuh pasien/donor. Komponen darah yang dapat dikumpulkan antara lain leukosit (pasien dengan hiperleukostasis), plasma (pasien dengan kelainan sistem imun), trombosit dan sel punca. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #drama-musikal 

Berita Terkait

IKLAN