Selasa, 25 September 2018 08:14 WIB
pmk

Ekonomi

Triwulan II/2018, Bank BJB Syariah Catat Laba Rp 18 Miliar

Redaktur: Ali Rahman

PELAYANAN - Suasana transaksi di Bank BJB Syariah. Foto: BJB Syariah untuk INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kinerja bisnis bank BJB Syariah pada Triwulan II/2018 kembali menunjukkan pertumbuhan yang cemerlang. Bank BIB Syariah berhasil mencatat laba sebesar Rp 18 miliar. Artinya, capaian tersebut melebihi target revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) yakni sebesar Rp 13 miliar.

"Alhamdulillah pada Triwulan II kami meraih laba Rp 18 miliar. Di akhir tahun, kami rencanakan dapat meraih laba sebesar Rp 33 miliar. Semoga di Semester II dapat lebih bagus dari Semester I," ujar Direktur Utama (Dirut) BJB Syariah Indra Falatehan saat Business Review di Lembang Asri Resort, Jawa Barat pada Senin (16/7).

Adapun fokus utama Bank BJB Syariah pada 2018 adalah melakukan upaya pemulihan serta mengganti pencadangan. Selain itu, aset bermasalah juga tengah ditangani secara perlahan. Dengan begitu, ekspansi dan pertumbuhan dapat berlangsung terencana.

"Aset yang tidak produktif akan kami hapus buku dan ganti. Kami akan tumbuh di aset yang berkualitas seperti konsumer. Selain itu, kami juga akan fokus pada segmen komersial sebagai pilar kedua dengan melakukan sindikasi," ujar Indra.

Di sisi lain, Bank BJB sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) dari Bank BJB Syariah membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk melakukan kerja sama terkait layanan produk dan jasa. Terlebih, terdapat beberapa segmen bisnis yang tidak saling digarap oleh kedua bank, seperti contohnya produk cicil dan gadai emas.

"Kami bangga dan apresiasi karena Bank BJB Syariah sudah dapat menghasilkan laba. Saya yakin pertumbuhan ini akan konsisten, berkesinambungan dan meningkat. Kami akan menjaga Bank BJB Syariah agar tumbuh positif dan berkualitas. Seluruh kesempatan dan roda bisnis juga akan kami kerja samakan," ujar Direktur Konsumer dan Ritel BJB Suartini di waktu dan tempat yang sama.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat Sarwono menegaskan, dukungan penuhnya terhadap kemajuan perbankan syariah. Pasalnya, perkembangan industri perbankan nasional, baik konvensional maupun syariah berjalan konsisten.

Rata-rata pertumbuhan perbankan konvensional sebesar sembilan persen. Sementara perbankan syariah rata-rata tumbuh sebesar delapan. Hal tersebut sudah berlangsung konsisten di Indonesia selama tiga tahun berturut-turut, khususnya di Jawa Barat.

"(Perbankan syariah, Red) funding positif tapi pembiayaan harus lebih diperbaiki. PSP (Bank BJB, Red) memberikan gestur yang baik untuk mengembangkan Bank BJB Syariah dan saya ada di belakang untuk mendukung," ujar Sarwono.

Sebagai gambaran, pada Triwulan I/2018, Bank BJB Syariah berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 9 miliar atau meningkat 250,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017. (adl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-bjb-syariah #triwulan-ii2018 #kinerja #laba 

Berita Terkait

WSBT Kantongi Kontrak Baru Rp 2,97 triliun

Ekonomi

Menpora Evaluasi Kesiapan Venue

Total Sport

Satpol PP DKI Dalam Sorotan Publik

Jakarta Raya

IKLAN