Jumat, 16 November 2018 12:09 WIB
pmk

Nasional

Begini Pesan dari Bamsoet soal Utang BUMN

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera melakukan penjadwalan ulang pembayaran utang perusahaan plat merah dengan mencapai Rp 4.825 triliun pada 2018.

Menurut dia, jumlah itu meningkat Rp 453 triliun dibandingkan akhir tahun 2017.

Bambang mengatakan, BUMN harus bisa menyelesaikan persoalan utang. Namun, dia mengingatkan, agar janhan membayar utang dengan menjual aset negara.

“Meminta Kementerian BUMN agar reschedule pembayaran utang dan berusaha untuk menyelesaikan utang dan jangan melakukan negosiasi peminjaman utang kembali, dan tidak menjual aset negara,” ujar Bamsoet, Selasa (31/7).

Legislator Partai Golkar itu juga meminta Kementerian BUMN mengkaji  kemampuan perusahaan-perusahaan pelat merah meningkatkan kinerja. “Terutama guna meningkatkan kemampuan untuk membayar pinjaman utang,” kata dia.

Bamsoet meminta kementerian pimpinan Rini Soemarno itu melakukan klasifikasi BUMN kurang mampu dalam mengelola manajemen dan pembayaran utang. “Agar dapat melakukan merger dengan BUMN yang mempunyai kapabilitas lebih baik.” (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bambang-soesatyo #dpr-ri #hutang-bumn #bumn 

Berita Terkait

Ini Cara BUMN Memperingati Hari Pahlawan

Headline

Bamsoet Diplomasi Kebangsaan, Lantunkan Pantun

Headline

KPK Cekal Wakil Ketua DPR RI

Headline

BUMN Realisasikan 1.500 Huntara di NTB

Ekonomi

IKLAN