Sabtu, 17 November 2018 03:52 WIB
pmk

Jakarta Raya

BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Ahli Waris Pegawai Kemenpar

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek menyerahkan santunan manfaat program jaminan kematian sebesar Rp 24.000.000. Penerimanya adalah Ny Nurhayati, istri selaku ahli waris almarhum Syamsiar,  54. Penyerahan santunan simbolis berlangsung di Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Rabu (1/8/2018).

Mendiang Syamsiar merupakan Pegawai ASN di Kemenpar, "Santunan ini merupakan bukti nyata dan tanggung jawab kami kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan, jika terjadi risiko kecelakaan kerja terhadap peserta. Santunan ini menjadi tugas kami yang wajib dipenuhi sebagai tanggung jawab kepada peserta ataupun ahli waris. Semoga santunan ini bisa bermanfaat untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek Agoes Masrawi di sela-sela penyerahan santunan. Menurut Agoes, mendiang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak  Agustus 2015.  Peserta mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Penyerahan santunan Jaminan Kematian tersebut diserahkan langsung oleh  Sekretaris Menteri (Sesmen) Kemenpar RI, Drs H Ukus Kuswara MM.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pegawai ASN  di Kementerian Pariwisata ini merupakan sebagai top up perlindungan apabila terjadi risiko pekerjaan. Kementerian Pariwisata menjadi pionir di antara kementerian lainnya dalam mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Sesuai dengan amanah undang-undang, BPJS Ketenagakerjaan bertugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia melalui empat program yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan kematian (JKM).

"Dengan iuran yang kecil tetapi peserta dapat merasakan manfaat yang begitu besar," ungkap Agoes. BPJS Ketenagakerjaan juga  bekerja sama dengan semua RS pemerintah dan RS Swata berkelas internasional. Antara lain seperti RS Siloam, RS Mayapada, RS MMC dll. "Apabila ada peserta yang mengalami kecelakaan kerja maka BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung semua biaya pengobatan secara Unlimited atau tanpa ada batasan limitnya sesuai kebutuhan medis," ujar Agoes.

Agoes berharap dengan penyerahan santunan secara langsung di Kementerian Pariwisata ini dapat memberi contoh baru untuk masyarakat pekerja. "Sebagai pekerja akan tahubhaknya dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, dan ini merupakan kewajiban pemberi kerja," ujar Agoes

Bersamaan dengan Kegiatan Penyerahan santunan ini juga dilakukan sosialisasi tentang BPJS Ketenagakerjaan. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Pariwisata dari beberapa daerah diantaranya Bandung, Lombok, Makasar dan Bali. Dalam kesempatan ini Sesmen juga menghimbau kepada semua Pegawai Kementerian Pariwisata untuk terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan demi kesejahteraan pekerja di Kemenpar. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

IKLAN