Kamis, 15 November 2018 03:07 WIB
pmk

Jakarta Raya

Ojol Difasilitasi ”Ruang Tunggu” di Kantor Pemerintah

Redaktur:

TUNGGU PENUMPANG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan titik antar jemput ojek online (ojol) di kantor-kantor pemerintah. Foto: JOESVICAR IQBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyediakan titik antar jemput ojek online (ojol) di kantor-kantor pemerintah, dimulai Senin (30/7) lalu. Seperti yang sudah dilakukan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (31/7).

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengimbau seluruh camat dan lurah untuk menyediakan fasilitas berupa tempat antar jemput ojol di kantor-kantor mereka. Menurut Marullah, hal itu sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bertujuan agar ojol tidak mengganggu lalu lintas maupun pejalan kaki.

Maklum, seringkali karena menunggu penumpang, motor ojol menghalangi jalan, sehingga menimbulkan kemacetan. "Setidaknya ada 10 kantor kecamatan dan 65 kelurahan di wilayah Jakarta Selatan yang harus menyediakan tempat untuk ojek online. Selain kantor kecamatan dan kelurahan, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan juga bagian yang harus menyiapkan itu semua," kata Marullah.

Selain kantor pemerintahan, sambung Marullah, penyediaan lahan untuk ojol juga bakal difasilitasi di sekolah, puskesmas, rumah sakit, terminal, dan juga gelanggang olahraga. "Seluruh kantor pemerintahan di Jakarta Selatan sudah ada beberapa yang menyediakan tempat bagi ojek online. Seperti di Kelurahan Cipete Selatan, lalu ada di Kelurahan Ragunan," terangnya.

Marullah juga mengingatkan kepada ojol untuk tidak menjadikan fasilitas tempat antar jemput sebagai kantong parkir bagi mereka. Penyediaan fasilitas ini, tegas Marullah, hanya benar-benar untuk tempat singgah saja bagi ojek online.

"Ini untuk transit, jadi bukan tempat parkir untuk menunggu berlama-lama," tutupnya. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #anies-baswedan #pemprov-dki #ojek-online 

Berita Terkait

Anggaran Revitalisasi TIM Capai Rp 1 Triliun

Jakarta Raya

Soal Wagub, Anies Sebut Tak Perlu Dimediasi

Nasional

DKI Responsif, Jabar Belum Ada Kabar

Megapolitan

Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras

Jakarta Raya

Warga Cipinang Melayu Minta Dibuatkan Tanggul

Jakarta Raya

IKLAN