Sabtu, 22 September 2018 12:36 WIB
pmk

Nusantara

Fahri Hamzah Minta Anak-anak Pengungsi Jangan Disuguhi Mie Instan

Redaktur: Ali Rahman

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di lokasi pengungsi di Desa Obel-obel Lombok Timur, Senin (1/8). Foto: Indra Bonaparte/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah melarang Camat Sambelia Zaenul Akmal dan Kepala Desa Obel-obel Harun menyuguhi makanan mie instan kepada ratusan pengungsi anak-anak.

"Pak Camat, Pak Kades saya minta dengan sangat supaya jangan memberikan anak-anak ini makanan mie instan. Karena mie instan itu sangat tidak baik bagi pertumbuhan anak-anak. Jangan mentang-mentang sedang ada bencana, lalu anak-anak ini terus-terusan dikasih mie instan. Makan mie instan membuat pertumbuhan otak anak jadi tidak bagus," papar Fahri di lokasi pengungsi di Desa Obel-obel Lombok Timur, Senin (1/8).

Fahri beralasan, di mie instan mengandung banyak vetsin alias mecin (monosodium glutamate) yang merusak pertumbuhan otak. "Sekali lagi saya minta anak-anak ini jangan diberi mie instan. Karena di dalam mie instan ini banyak mengandung mecin yang membuat otak anak-anak tidak bagus," jelas Fahri.

Hal itu disampaikan politisi PKS itu ketika menyerahkan bantuan uang tunai dan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk para pengungsi korban gempa.

"Ini kami serahkan bantuan dari teman-teman anggota DPR RI yang menyisihkan gaji mereka. Nilainya sebesar Rp 380 juta. Kami antarkan juga satu truk berisi pakaian, selimut dan bahan makanan. Tolong uang ini dibelikan susu, telur, daging dan ikan. Jangan belikan mie instan," tandas Fahri.

Untuk diketahui, di Desa Obel-obel Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur hingga saat ini terdata masih 2.267 orang masih tinggal di lokasi pengungsian yang mana sekitar 800 orang adalah anak-anak berusia di bawah 12 tahun. Korban luka berat di desa itu sebanyak 16 orang dan 24 orang terluka ringan. Sedangkan korban meninggal 4 orang. (ind)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #fahri-hamzah #lombok-timur-ntb #operasi-penyelamatan-pendaki-gunung-rinjani #gempa-lombok 

Berita Terkait

IKLAN