Selasa, 25 September 2018 08:21 WIB
pmk

Megapolitan

Geng Motor Teror Warga Bekasi

Redaktur:

SADIS-Senjata tajam berbagai jenis yang kerap digunakan geng motor berhasil diamankan pihak kepolisian, beberapa waktu lalu.. Dok INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Aksi geng motor kembali meneror warga Bekasi. Kali ini korbannya adalah tiga pemuda yang tengah nongkrong di sebuah kedai kopi di Jalan KH Fudholi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diserang belasan pemuda. Ketiga korban mengalami luka dibagian badan dan tanganya akibat luka bacok serius.

Ketiga korban yang dibacok pada Senin (31/7) itu diantaranya, Faturahman, Eki Saufudin dan Agung Setiawan. Mereka mengalami luka di bagian tangan dan badan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Dua orang masih menjalani perawatan di RS Karya Medika Cikarang, dan satu orang lainnya di rawat RSUD Kabupaten Bekasi.

Salah seorang saksi mata, Saefullah, 37, mengatakan, pembacokan itu berlangsung cepat. Ketiganya korban sedang nongkrong di warung tepat di depan SDN Karang Asih, 03, Cikarang Utara. Secara tiba-tiba, puluhan anggota geng motor mendatangi korban dengan dibekali senjata jenis celurit golok pisau. "Mereka datang dari arah Pasar Lama Cikarang dan langsung menyerang korban. Seketika korban bercucuran darah dan ambruk ke tanah," katanya, Selasa (31/7).

Melihat kondisi korban ambruk, para pelaku bergegas melarikan diri. Tak berapa lama, pelaku dikejar oleh warga yang melihat. Sayang usaha warga kandas karena pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. "Saya nggak tahu penyebabnya apa, namun kondisi ketiga korban masih tersadar. Satu korban dibawa RSUD Kabupaten Bekasi dan dua lagi dibawa ke RS Cikarang Medika," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Kompol Sudjono menduga, motif penyerangan itu diduga karena persoalan asmara. Kemungkinan besar, salah satu pelaku cemburu dengan korban lain. "Salah satu korban ada yang janjian lewat Facebook untuk bertemu dengan seorang perempuan. Mungkin perempuan itu sudah punya pacar, sehingga sang kekasih marah dan menyerang korban," katanya.

Meski begitu, kata dia, penyidik perlu melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap korban dan saksi di sekitar lokasi. Saat ini, kondisi korban mulai membaik. Sehingga perlahan bisa digali keterangannya. "Informasi sementara karena cemburu lewat Facebook, tapi nanti kita kembangkan lagi," ujarnya.

Menurut dia, penyidik telah mengantongi identitas para pelaku. Secepatnya penyidik akan menangkap para pelaku pembacokan tersebut. "Identitasnya sudah kita kantongi dan kita juga sudah kerahkan tim. Kalau nanti pelaku pulang langsung kita ambil atau kalau ketemu di jalan atau di mana ya kita tangkap," ucapnya.

Apabila tertangkap pelaku akan dijerat Pasal 170 ayat 2 tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban luka parah dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #geng-motor #kriminal 

Berita Terkait

Mardani: Usut Tuntas Meninggalnya Suporter Persija

Liga Indonesia

Teror Stroberi Berjarum

Internasional

Cekcok, Warga Lebak Dituduh Bakar Mantan Istri

Banten Raya

Sepekan Dua Tewas, Pelajar Bogor Buat Sajam untuk Tawuran

Megapolitan

Polri Tahan Lima Tersangka Pelaku Human Trafficking

Nasional

IKLAN