Selasa, 20 November 2018 05:31 WIB
pmk

Nasional

Taiwan Higher Education Fair Digelar Beruntun di Tiga Kota Besar Indonesia.

Redaktur: Ali Rahman

INDOPOS.CO.ID – Untuk kali pertama di tahun yang sama, Taiwan Higher Education Fair (THEF) yang kedua akan digelar secara beruntun di tiga kota besar Indonesia. Pertama pada 10 Agustus diadakan di Jababeka Convention Center-Cikarang, kemudian pada 11 Agustus di Hotel Pullman Central Park-Jakarta, serta terakhir tanggal 12-13 Agustus di Hotel Grand Mercure-Medan.

Penyelenggaraan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik di tiga kota besar berkat dukungan dan kerjasama antara Taiwan Education Center (TEC) Indonesia dengan sejumlah institusi pendidikan di Indonesia.

Di Jababeka, pelaksanaan pameran terlaksana berkat kerjasama TEC Indonesia dengan Jababeka Group dan President University. "Kawasan Jababele kami bidik sebagai pangsa pasar baru karena banyak pelajar dan orangtua di sana masih sangat awam dengan kualitas dunia pendidikan Taiwan. Tugas kami di TEC Indonesia untuk menjembatani informasi pendidikan Taiwan agar bisa sampai diketahui masyarakat Jababeka,” kata Chairman TEC Indonesia, Rini Lestari.

Di Jakarta, pelaksanaan Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2018 berjalan berkat dukungan dari KADIN-KOMITE TAIWAN dan lTBC. Ini untuk pertama kalinya Kacfm Komite Taiwan bekerjasama dengan TEC dibidang Pendidikan. Sementara di Medan pelaksanaan pameran terjalin berkat kerjasama apik antara TEC Indonesia dengan Ikatan Citra Alumni Taiwan Indonesia (ICATI) Sumatera Utara.

Selain bekerjasama dengan sejumlah institusi pendidikan dalam negeri, untuk menghadirkan gelaran ini TEC Indonesia juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di Taiwan. Sedikitnya ada 37 perguruan tinggi di Taiwan yang ikut serta dalam penyelenggaraan pameran ini. Beberapa di antaranya adalah National Taiwan University, Tunghai University, Tzu Chi University, Chinese Culture University dan National Chen Kung University, dan National Zheng Zhi University.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Taiwan Higher Education Fair (THEF) di Indonesia bertujuan menjaga ketjasama dan kemitraan yang sudah terjalin antara Indonesia dengan Taiwan di bidang pendidikan. Pameran ini juga menjadi sebuah imp!ementasi nyata kebijakan baru pemerintah Taiwan yakni ‘New Southbound Policy, di mana kebijakan ini fokus untuk memperkuat kerjasama dengan negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan di Indonesia tentunya.

Keuntungan lainnya lagi jika menempuh pendidikan di Taiwan adalah fasilitas kampus yang super sophisticated (sangat canggih). Intemetnya yang murah dan cepat sekali aksesnya. Lingkungan kampus juga indah dan asri dan punya study mom yang buka 24 jam jika butuh ruang belajar yang nyaman.

Satu hal lagi yang juga sangat penting, pendidikan di Taiwan juga sangat dikenal dengan program beasiswa. Ada banyak program beasiswa pendidikan yang diterapkan di Taiwan. Beberapa di antaranya seperti, Ministry of Education (MOE) Taiwan.

Sedikitnya ada 37 perguruan tinggi di Taiwan yang ikut serta dalam penyelenggaraan pameran ini. Beberapa di antaranya adalah National Taiwan University, Tunghai University, Tzu Chi University, Chinese Culture University dan National Chen Kung University, dan National Zheng Zhi University.

Scholarship, Ministry of Science and Technology (MOST) Taiwan Scholarship, International Higher Education Scholarship Program of Taiwan ICDF, serta Huayu Enrichment Scholarship (HES) yang dlkhususkan untuk mempelajari bahasa Mandarin.

Pemerintah Taiwan juga memberi bantuan dana beasiswa pendidikan serta tunjangan hidup kepada mahasiswa berprestasl melalul sejumlah program tersebut. “Lewat program ini pemerintah Taiwan  mendorong mahasiswa berprestasi untuk meneruskan jenjang pendidikan dl Taiwan. Peluang ini tentu blsa diambil mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan study di Taiwan."

Pada kesempatann ini kami mengundang beberapa narasumber, selaln perwakilan dari Ministry of Education (MOE) Taiwan yang hadir memberikan penjelasan secara detail, kami juga mengundang narasumber murid-murid Indonesia yang pernah melanjutkan sekolah di Taiwan dan sekarang sudah kembali ke Indonesia. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #donald-trump #vladimir-putin 

Berita Terkait

Trump Kalah di Parlemen Dorong Penguatan Rupiah

Internasional

Hadang Imigran Gelap, Trump Kirim Tentara

Internasional

IKLAN