Senin, 19 November 2018 08:12 WIB
pmk

Fashion

Brand Lokal Melenggang ke New York

Redaktur:

ETNIK-Produk perajin Indonesia yang bakal dipamerkan di New York Now, Amerika Serikat. Foto: DEWI MARYANI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Brand lokal Indonesia bakal melenggang ke Amerika Serikat lewat perhelatan New York Now (NY Now) 2018. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mengirim delapan merek produk ekonomi kreatif dari subsektor kriya.

Kedelapan merek produk itu adalah Sackai Bags, Siji, Kana Goods, Noesa, Kayou, Pala Nusantara, Jenggala, dan Indo Risakti. Semua terpilih melalui kurasi produk kreatif yang digelar sejak Maret 2018.

''Ini adalah bentuk dukungan terhadap sub sektor kriya. Komitmen kami untuk mempromosikan produk-produk Indonesia ke seluruh dunia,'' ujar Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simanjuntak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/8).

Delapan merek terpilih dijaring melalui metode open call dari ratusan produk yang mendaftar. Semuanya disesuaikan dengan kriteria produk yang ditetapkan pada NY 2018.

Diantaranya, harus memenuhi unsur originalitas, karya merupakan desain asli Indonesia dan bukan imitasi atau replika dari karya yang sudah ada, produk yang dihasilkan berupa produk handmade berkarakter khas Indonesia, berbahan lokal dari Indonesia, karya harus bertanggung jawab terhadap alam, lingkungan hidup, dan aman untuk manusia. ''Dari sisi packaging, juga harus mencerminkan tren masa kini seperti streamlined dan minimalis,'' katanya.

Selain itu, lanjutnya, produk tersebut juga harus memiliki latar belakang cerita tentang produsen dan produk, mencantumkan nama desainer yang terlibat dalam penciptaan karya, mencantumkan deskripsi singkat mengenai konsep desain dari karya, dan nilai tambah atas karya misalnya mempekerjakan masyarakat setempat, ramah lingkungan, dan lain-lain. NY Now 2018 akan diadakan di Jacob Javits Center, New York, dan berlangsung selama empat hari, 12-15 Agustus 2018.

Ini adalah pameran dagang internasional yang mengkhususkan diri untuk menampilkan produk-produk dari sub sektor kriya dengan tagline The Market for Home, Lifestyle + Gift. Sebanyak 24.000 industri retail dan ratusan ribu produk kriya dari berbagai negara akan ditampilkan dalam pameran itu.

Tahun 2018 merupakan tahun ketiga Bekraf tampil memamerkan karya-karya istimewa anak bangsa di ajang New York Now. Sebelumnya, pada 2017 Bekraf juga memfasilitasi delapan merek produk ekonomi kreatif dalam ajang pameran internasional ini.

Seni kriya merupakan subsektor yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dan sangat lekat dengan industri pariwisata. Subsektor ini sudah memberi kontribusi terbesar terhadap PDB dari sektor ekonomi kreatif, yaitu 15,40 persen dari total PDB ekonomi kreatif sebesar Rp 922,59 triliun.

Kepala Bekraf Triawan Munaf optimistis PDB ekonomi kreatif akan tembus hingga Rp 1.000 triliun. ''Kami sangat yakin dan optimistis pencapaian PDB dari ekonomi kreatif mencapai Rp 1.000 triliun,'' urainya.

Untuk bisa tampil maksimal, Bekraf bekerja sama dengan banyak pihak, terutama KJRI New York, Bank Indonesia, juga menggandeng konsultan/kurator internasional Jennifer Isaacson dari Byhand Consulting yang berbasis di Amerika Serikat. Sementara kurator dari Indonesia yang terlibat dalam proses seleksi adalah Diana Nazir dari Himpunan Desainer Interior Indonesia, Yanna Diah Kusumawati dari Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia, dan Christianto Prabawa dari Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bekraf #ny-now-2018 

Berita Terkait

IKLAN