Rabu, 21 November 2018 03:12 WIB
pmk

Nusantara

Festival Tungguk Tembakau Warisan Budaya Lokal

Redaktur: Ali Rahman

Petani tembakau tengah merayakan Festival Tungguk Tembakau di pelataran makam Gunung Sari Boyolali, Kamis (2/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Menyambut panen tembakau, masyarakat di lereng gunung Merapi dan Merbabu, Boyolali mengelar Festival Tungguk Tembakau. Festival digelar di pelataran makam Gunung Sari, Desa Senden, Kecamatan Selo, Boyolali.

"Festival digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen tembakau," ujar Panitia sekaligus Tokoh Masyarakat Desa Senden Purwono di pelataran makam Gunung Sari, Boyolali, Kamis (2/8/2018).

Ia mengatakan, Festival Tungguk Tembakau menjadi awal masyarakat untuk panen atau petik tembakau. Festival ini, menurut Purwono baru digelar tiga tahun terakhir. "Dulu masyarakat setibanya masa petik tembakau, mereka secara perorangan menggelar syukuran," katanya.

Selain bentuk ungkapan rasa syukur, masih ujar Purwono Festival Tungguk Tembakau menjadi sarana untuk melestarikan kebudayaan tradisional. Juga menghilangkan pandangan negatif masyarakat tentang sesaji.

"Kalau syukuran sendiri-sendiri, kan warga bawa sesaji ke ladang. Tapi kalau digelar bersama-sama dalam bentuk festival, lebih mengangkat kearifan lokal," terangnya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #festival-tungguk-tembakau #gunung-sari-desa-senden-kecamatan-selo #kabupaten-boyolali #purwono 

Berita Terkait

IKLAN