Minggu, 18 November 2018 03:20 WIB
pmk

Jakarta Raya

LRT Jakarta Siap 95 Persen

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Light Rail Transit (LRT) Jakarta akan dioperasikan 10 Agustus mendatang. Berfungsi sebagai penyuplai moda transportasi massal yang lebih besar. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, LRT Jakarta memiliki rute Kelapa Gading di Jakarta Utara - Velodrome (Rawamangun) di Jakarta Timur.

“LRT Jakarta akan beroperasi pada 10 Agustus mendatang,” beber Dwi Wahyu Daryoto di Jakarta, belum lama ini. 

Saat ini, lanjut Dwi Wahyu, LRT Jakarta tengah menunggu sertifikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemnhub) agar bisa beroperasi pada waktu yang telah ditargetkan. “ Kami masih tunggu sertifikasi dari Kemenhub,” ujarnya.

Lebih jauh, Dwi Wahyu menyebutkan, uji statis dan dinamis LRT Jakarta sudah menyentuh progres 95 persen. Sementara, untuk harga tiket, dikatakan Dwi Wahyu pihaknya tengah membicarakan dengan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Harga tiket LRT, kai masih bicarakan dengan Pemda. Jadi hanya tinggal sertifikasi saja dari Kemenhub, progres uji statis dan dinamis kan sudah 95 persen,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, tengah melakukan diskusi dengan para stekholder untuk membahas herga tiket LRT Jakarta. Ia ingin, harga tidak membebani pengguna jasa LRT Jakarta. “Kami masih harus berdiskusi dengan para pihak pemangku kepentingan untuk menentukan harga tiket LRT,” ujar Sandiaga Uno.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu tidak akan berspekulasi soal harga tiket LRT Jakarta. Ia akan menunggu pembangunan LRT selesai dengan lolos uji statis dan sertifikasi. “Yang penting berse dulu, baru kami akan diskusi tentukan harga tiket LRT,” ungkapnya.

Perlu diketahui, pembangungan fase pertama LRT memiliki panjang 5,8 Kilometer (KM), dengan rute Jakarta Utara- Rawamangun. Mega proyek LRT ditargetkan akan rampung sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta.

Rencananya, Pemprov DKI akan kembali membangun LRTJakarta fase II, dengan rute Velodrome-Tanah Abang. Mega proyek tersebut diputuskan akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Skema tersebut akan menawarkan pihak swasta sebagai investor. (nas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #lrt-jakarta 

Berita Terkait

DPRD DKI Serius Bentuk Pansus LRT Jakarta

Jakarta Raya

Dewan Serius Bentuk Pansus LRT Jakarta

Jakarta Raya

Crane Proyek LRT Jakarta Jatuh, Tiga Warga Luka-Luka

Jakarta Raya

IKLAN