Sabtu, 17 November 2018 10:34 WIB
pmk

Total Sport

LADI Sosialisasikan Anti Doping ke Atlet Asian Games

Redaktur: Ali Rahman

Atlet pelatnas gulat usai mendapat keterangan dari Lembaga Anti Doping Indonesia. PGSI untuk INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Tim nasional Gulat Asian Games Indonesia mendapatkan pencerahan soal doping dan penyalah-gunaan doping dari Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Kegiatan ini berlangsung di ISTC Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (2/8).

"Anak-anak diingatkan agar tidak sembarangan memakai obat-obatan, bahkan kosmetik untuk make-up pun berbahaya. Sebab ada yang mengandung zat doping," kata  Buyamin, pelatih pelatnas gulat dalam keterangannya kepada INDOPOS, Kamis (2/8).

Otoritas doping yang diketuai oleh dr.Zaini Khadafi Saragih imengirimkan tiga stafnya ke ISTC. Mereka  memberikan sosialisasi mengenai obat-obatan yang dikategorikan terlarang dan berbahaya untuk dimanfaatkan oleh para atlet. Sosialisasi ini dilakukan ke seluruh cabor yang dipertandingkan di Asian Games XVIII/2018.

Sosialisasi yang disertai pengambilan sampel urine dari atlet tersebut sejalan dengan program Dewan Olimpiade Asia (OCA) untuk pengambilan 1000 sampel urine dari negara-negara kompetitor Asian Games yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Berkaitan dengan itu, dilakukan pengambilan sampel terhadap atlet gulat. Ada lima pegulat yang diambil sampel urinenya oleh Arif, Herli dan Lina- ketiga staf LADI itu. Yakni, Fakhriansyan, Ardiansyah, Andika Sulaeman, Dewi Atthiya dan Eka Setiawati.

Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Walau sekadar dijadikan contoh, LADI tetap memeriksa sampel tersebut. Kendati demikian, hasil dari pemeriksaan sampel doping ini kemungkinan besar baru akan diketahui tiga hingga lima bulan mendatang. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lembaga-anti-doping-indonesia #asian-games-2018 #gulat #buyamin 

Berita Terkait

IKLAN