Sabtu, 22 September 2018 06:22 WIB
pmk

Kesehatan

Keuntungan Minyak Zaitun jika Digunakan Saat Memasak

Redaktur: Ali Rahman

INDOPOS.CO.ID - Tak hanya untuk kecantikan. Keuntungan minyak zaitun lainnya adalah bisa digunakan ketika memasak. Terlebih bagi anda yang ingin menghindari kolesterol. Sebab, untuk sehat, mengosumsi makanan bergizi akan lebih baik jika memerhatikan bahan-bahan pelengkap rasa yang digunakan.

Dikatakan sebagai keuntungan minyak zaitun atau olive oil dikarenakan mengandung MUFA (monounsaturated fatty acids) atau lemak sehat sebesar 77 persen non kolesterol. Minyak zaitun sendiri dapat digunakan untuk menggoreng atau tambahan bahan dalam masakan. Manfaat minyak zaitun sendiri diketahui dapat menyerap nutrisi penting dari sayuran dan bahan makanan lainnya yang diperlukan tubuh.

"Di Indonesia, manfaat minyak zaitun telah menjadi bagian dari masyarakat. Selain manfaat kecantikan, juga dapat diterapkan dalam memasak. Minyak ini memiliki aroma buah-buahan seperti tomat dan almond yang lebih segar," tutur Gwen Winarno yang dikenal sebagai salah seorang ahli di bidang kuliner di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Keuntungan menggunakan minyak zaitun dalam memasak maka akan ada lemak sehat yang membentuk kerak tipis di atas makanan yang dimasak. Sehingga menghambat penetrasi minyak, yang membuat masakan lebih ringan, lezat, dan sehat. "Asam lemak tak jenuh pada minyak zaitun juga membantu menurunkan kolesterol jahat dalam darah dan resiko penyakit jantung," ujar Gwen.

Lalu, bagaimana memilih minyak zaitun yang tepat untuk masakan?

Salah satu produk minyak zaitun terbaik menurutnya adalah Bertolli. Diolah melalui serangkaian proses penyulingan, produsen minyak asal Italia ini memberikan banyak manfaat bagi masakan. Terdapat tiga varian utama yang memiliki kegunaan masing-masing, yakni minyak zaitun klasik, extra light, dan extra virgin.

Minyak zaitun klasik sangat cocok digunakan sebagai pengganti minyak goreng untuk menumis, menggoreng hingga untuk bahan saus. Memiliki aroma buah zaitun yang khas sehingga cocok untuk campuran semua jenis masakan, termasuk sayuran dan gorengan.

Kemudian extra light, adalah minyak zaitun dengan warna jernih yang sudah melewati proses filterisasi sehingga memiliki rasa ringan dan lembut. Sangat cocok untuk menggantikan minyak nabati untuk memanggang dan menggoreng makanan dalam suhu panas hingga 220 derajat.

"Yang paling banyak diminati sebetulnya jenis extra virgin murni. Karena memiliki rasa buah-buahan yang pekat dengan tingkat keasaman rendah. Jadi langsung bisa dikonsumsi sebagai dressing salad, topping pasta atau roti," pungkas Gwen. (fid/ind/jpc)


TOPIK BERITA TERKAIT: #minyak-zaitun #gwen-winarno 

Berita Terkait

IKLAN