Minggu, 18 November 2018 11:17 WIB
pmk

Indotainment

Misteri Venom Dibuka 3 Menit

Redaktur:

Tom Hardi menunjukkan aktingnya di film Venom. Foto: Net

INDOPOS.CO.ID – ”Kami adalah Venom.” Kalimat itulah yang membuka trailer kedua Venom yang dirilis pada Selasa (31/7). Video berdurasi lebih dari 3 menit itu menampilkan sosok Eddie Brock (Tom Hardy), seorang jurnalis dari Daily Bugle yang melakukan investigasi terhadap Life Foundation. Ada rumor yang menyebutkan bahwa Life Foundation melakukan eksperimen secara ilegal yang melibatkan symbiote.

Dalam film yang diproduksi Sony Pictures itu, Carlton Drake (Riz Ahmed) menguji interaksi symbiote itu dengan manusia. Targetnya, menciptakan makhluk dengan kekuatan super. Dalam komik Venom – Lethal Protector, Life Foundation telah berhasil membuat lima prajurit symbiotic. Sementara itu, trailer terbaru Venom setidaknya hanya menampilkan dua symbiote di dalam tabung. Belum diketahui lima symbiote tersebut akan muncul atau tidak.

Dalam investigasinya di Life Foundation, Brock diserang sesosok makhluk yang menjadi subjek eksperimen. IMDb menyebutnya sebagai Scream, satu di antara lima symbiote tersebut. Sayangnya, Brock terinfeksi symbiote itu. Hal tersebut ditandai dengan mendengar suara-suara aneh di kepala dan mata yang berubah menjadi hitam. Hingga akhirnya, seluruh tubuh Brock ’’dirasuki’’ dan berubah menjadi Venom.

Brock sempat melakukan negosiasi dengan symbiote dalam tubuhnya. ”Kita tak hanya bisa melukai orang,” kata Brock. Meski awalnya menolak, Brock dan symbiote itu akhirnya bisa bersatu. Yakni, ketika mereka menangkap seorang perampok di minimarket.

”Kami akan memakan dua lenganmu, dua kakimu, dan kami akan memakan wajahmu. Kamu akan kehilangan lengan, tangan, dan wajah, bukan? Berguling-guling di jalan seperti kotoran tertiup angin,” ujarnya kepada perampok itu, lantas melahapnya.

Hal tersebut membuktikan bahwa Venom adalah the real antihero. Itu sesuai dengan tagline film ini, ’’Dunia sudah punya cukup superhero.’’

’’Tak seperti film Marvel lain, ini lebih berani, membumi, rumit, dan kejam. Tidak seperti kebanyakan film pahlawan super, di film ini tidak ada pahlawan, sungguh,’’ ungkap sutradara Ruben Fleischer di San Diego Comic-Con pada Juli lalu.

Yang paling menarik dari trailer resmi kedua tersebut bisa jadi kemunculan Riot, musuh utama Venom. Seperti yang telah dijelaskan Fleischer, Riot merupakan satu di antara lima symbiote. Berbeda dengan empat symbiote lain, Riot mampu berubah dari satu inang ke inang lainnya. ”Kamu tak akan pernah tahu dari mana Riot akan muncul,” kata Fleischer.

Dalam salah satu scene, Riot ditampilkan masuk ke tubuh salah seorang staf Life Foundation. Sosoknya mirip Venom, namun berwarna abu-abu dengan dua lengan berbentuk kapak. Dalam versi komik, wujud symbiote seperti itu sebetulnya diasosiasikan dengan Phage, bukan Riot.

Hingga pada suatu titik, Venom berhadapan langsung dengan Riot. Mereka saling membuka ’’topeng’’ symbiote tersebut. Tampaklah wajah asli Brock dan Drake di baliknya.

Fleischer menambahkan, Riot mungkin saja bukan satu-satunya villain yang muncul di Venom. ”Kami pasti merencanakan sebuah keseruan lewat cerita Venom ini. Kami ingin memuaskan keinginan kami dan keinginan para fans untuk mengeksplorasi semua karakter keren di alam semesta ini,’’ ucapnya. (screenrant/entertainmentweekly/adn/c20/nda)


TOPIK BERITA TERKAIT: #film 

Berita Terkait

Kritikus Nilai Fantastic Beasts 2 Tak Sebagus yang Pertama

Indotainment

Film Ahok Bangkitkan Nasionalisme Pemuda

Jakarta Raya

Stan Lee, Tutup Usia

Indotainment

Stan Lee, Tutup Usia

Indotainment

Film Keluarga Cemara, Tayang Perdana di JAFF

Indotainment

IKLAN