Jumat, 21 September 2018 11:02 WIB
pmk

Nusantara

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Makanan bagi Korban Gempa Lombok

Redaktur: Ali Rahman

PEDULI - PT Pupuk Kalimantan Timur memberikan bantuan sembako kepada para korban gempa di Lombok, NTB. Foto: Humas

INDOPOS.CO.ID - Bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (29/7/2018), mengundang perhatian dan kepedulian PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), dengan menyalurkan bantuan makanan bagi para korban.

Bantuan yang diberikan berupa 500 kardus mi instan, 25 kardus makanan kering dan 50 kardus air mineral. Bantuan-bantuan tersebut disalurkan melalui Perwakilan Pemasaran NTB, untuk para korban di tiga wilayah dengan kerusakan terparah, yaitu Kecamatan Sembalun dan Sambelia di Kabupaten Lombok Timur, serta Kecamatan Bayan di Lombok Utara, dengan total bantuan senilai Rp 46 Juta.

Superintendent Pemasaran NTB Departemen Pemasaran PSO 1 Pupuk Kaltim Rachmansyah mengatakan, bantuan ini merupakan tanggap pertama dari Perusahaan, guna memenuhi kebutuhan harian para korban yang mencapai ribuan jiwa dan kini mengungsi di beberapa posko penampungan.

“Pupuk Kaltim bagian dari BUMN di bawah naungan Pupuk Indonesia memiliki tanggungjawab sosial untuk tanggap dan peduli terhadap bencana yang terjadi. Bahan makanan merupakan hal pokok yang bersifat mendesak dan wajib dipenuhi,” papar Rachmansyah pada Selasa (31/7/2018).

Selain itu, Pupuk Kaltim juga menurunkan sejumlah tim di lapangan guna memantau situasi dan kondisi terkini para korban, sekaligus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk tindak lanjut bantuan yang diberikan. “Kami akan terus memantau situasi terkini, sekaligus memastikan kondisi para korban di posko penampungan,” kata Rachmansyah.

Dirinya berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban, khususnya pemenuhan bahan makanan selama berada di posko penampungan. “Kami juga berharap para korban lebih sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini,” tutur Rachmansyah.

Akibat gempa yang terjadi, lebih dari 1.000 rumah warga ambruk, dengan 5 ribu jiwa yang terpaksa mengungsi di beberapa posko penampungan. Sementara dari data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada 133 gempa susulan yang dirasakan dengan pusat gempa berada 18 KM arah timur laut dari Lombok Timur, pada kedalaman 10 KM. Namun begitu, kondisi ini dipastikan tidak mengganggu penyaluran pupuk bersubsidi untuk wilayah NTT dan NTB, yang tetap berjalan aman terkendali. (*/vo/nav/adl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #pt-pupuk-kaltim #rachmansyah 

Berita Terkait

IKLAN