Jumat, 21 September 2018 03:25 WIB
pmk

Hukum

Diduga Korupsi Tujuh Proyek, KPK Periksa PT Nusa Konstruksi Enjiniring

Redaktur: Ali Rahman

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh korporasi, PT Duta Graha Indonesia (DGI) yang berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE).

Hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, KPK menemukan dugaan bahwa perusahaan tersebut melakukan korupsi dalam tujuh proyek yang berbeda.

PT Nusa Konstruksi Enjiniring sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan pembangunan rumah sakit pendidikan khusus penyakit infeksi dan pariwisata Universitas Udayana tahun anggaran 2009-2010.

Pemeriksaan kali ini penyidik menemukan ada 6 proyek lainnya yang terindikasi korupsi dilakukan oleh PT Nusa Konstruksi Enjiniring.

”Dari hasil analisis terhadap bukti-bukti yang didapatkan selama proses penyidikan, KPK mengembangkan penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi dengan tersangka DGI/NKE pada 6 proyek,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat (3/8/2018).

Enam proyek yang diduga terindikasi korupsi, yang dilakukan oleh PT NKE adalah; Pembangunan Gedung RS Pendidikan di Universitas Mataram; Pembangunan Gedung BP2IP di Surabaya; Pembangunan Gedung RSUD di Kabupaten Dharmasraya/Sungai Dareh, Sumatera Selatan; Pembangunan Gedung Cardiac di RS Adam Malik Medan; Pembangunan paviliun di RS Adam Malik Medan dan Pembangunan Gedung RS Inspeksi Tropis di Surabaya.

Menurut Febri, penyidikan kasus ini akan terus berjalan. Febri menegaskan pihaknya saat ini fokus pada pengembalian uang negara. "Saat ini penyidikan masih berjalan. Dalam menangani kasus korupsi dengan tersangka korporasi, KPK fokus pada upaya memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara," tuturnya.

KPK menghimbau kepada PT DGI untuk kooperatif penanganan kasus ini,”Jika ada niatan untuk mengembalikan keuntungan yang didapatkan terkait dengan 7 proyek yang pernah dikerjakan tersebut, maka hal tersebut akan lebih baik bagi tersangka ataupun proses hukum ini," imbuh Febri.

Penetapan PT DGI sebagai tersangka merupakan pengembangan penyidikan perkara yang sama.

Pada kasus ini Direktur Utama PT DGI, Dudung Purwadi, sebagai tersangka. PT DGI melalui Dudung diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri.

PT DGI disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pt-duta-graha-indonesia #pt-nusa-konstruksi-enjiniring #kpk #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN