Selasa, 25 September 2018 02:24 WIB
pmk

Jakarta Raya

Yang Mampu, Malu Dong Pakai KJP

Redaktur:

DIBUTUHKAN-Kartu Jakarta Pintar (KJP) sangat membantu siswa-siswi dari keluarga kurang mampu agar bisa terus melanjutkan sekolah. Foto: DOK/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus menjadi solusi bantuan biaya untuk anak sekolah. Khususnya bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera.

Maka itu, para kepala sekolah di Ibu kota, harus pintar mendistribusikan KJP Plus kepada mereka yang membutuhkan. Hal itu ditegaskan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, saat membuka ”Sosialisasi Peningkatan dan Pemahaman Program KJP Plus Tahun 2018” di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (2/8).

Didampingi Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, Joko Sugiarto, Marullah mengimbau agar setiap kepala sekolah memahami tentang kriteria penerima. Sekaligus, tentang bagaimana cara menggunakan bantuan KJP Plus yang mereka dapatkan. 

"Sehingga program KJP Plus benar-benar tepat sasaran dan mencegah adanya penyalahgunaan,” pintanya.  Sementara itu, Joko menambahkan,

besaran KJP Plus yang diterima peserta didik perbulan berbeda-beda. Disesuaikan dengan tingkat pendidikan.

Dia merinci, siswa/i SD mendapatkan Rp 250 ribu/bulan, SMP Rp 300 ribu/bulan, SMA Rp 420 ribu/bulan, dan SMK Rp 450 ribu/bulan. Sementara untuk sekolah swasta ada dana tambahan alokasi SPP yaitu SD Rp 130 ribu/bulan, SMP Rp 170 ribu/bulan, SMA Rp 290 ribu/bulan, dan SMK Rp 240 ribu/bulan.

"KJP untuk bersekolah di swasta lebih besar dibanding sekolah negeri karena di swasta diberikan tambahan untuk SPP," tukasnya. Sementara itu, orangtua murid Dodo, 40, warga Jakarta berharap KJP Plus bisa tepat sasaran.

"Kalau ada orang mampu tapi masih dapat KPJ, malu dong sama yang tidak mampu,” sindirnya. Dia berharap, ada pengawasan dalam pelaksanaan dilapangan nantinya. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kartu-jakarta-pintar-plus #kjp-plus 

Berita Terkait

Siswa Penerima KJP Plus Capai 805 Ribu

Jakarta Raya

Pengurus RT/RW Dilibatkan Awasi KJP Plus

Nasional

IKLAN