Selasa, 25 September 2018 04:52 WIB
pmk

Nusantara

Polisi Cepat Ringkus Pelaku Penculik Lurah Penataban

Redaktur:

Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman

INDOPOS.CO.ID – Aparat kepolisian bergerak cepat. Kurang dari dua jam. Pelaku percobaan pembunuhan terhadap Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Wilujeng Esti Utami berhasil diamankan, dan sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, pelaku diamankan dalam waktu kurang dari dua jam. Pelaku dugaan penganiayaan dan percobaan pembunuhan itu adalah Agus Siswanto warga Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar. ”Sementara baru satu orang kami tangkap dan tetapkan menjadi tersangka,” ungkap Kapolres.

Usai menerima informasi tersebut anggota Polres Banyuwangi langsung melakukan tindak lanjut dengan mengungkap pelaku. Tidak sampai dua jam, orang yang diduga bernama Agus tersebut berhasil diamankan. Untuk memastikan orang bernama Agus tersebut, polisi juga sempat mengirim foto pelaku kepada korban.

Setelah dipastikan jika Agus Siswanto tersebut adalah pelaku percobaan pembunuhan terhadap Lurah Penataban, Kecamatan Giri itu. Polisi tak mudah dalam mencari alat bukti kejahatan tersebut. Apalagi, pelaku juga berbelit-belit saat diinterogasi polisi.

Namun polisi juga tak menyerah begitu saja. Sejumlah saksi menyebutkan jika Lurah Penataban keluar dari kantor dengan orang laki-laki yang tidak dikenal dengan menggunakan mobil Hyundai yang mirip dengan mobil yang dimiliki oleh Agus Siswanto.

Polisi harus bekerja keras mengungkap dugaan percobaan pembunuhan tersebut. Baru pukul 14.00 Rabu (1/8) polisi menemukan titik terang. Dari hasil pengembangan yang dilakukan anggota satreskrim, uang Rp 60 juta yang disimpan dalam tas korban ternyata ditemukan di rumah salah seorang pengasuh anak (baby sister) pelaku di Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Bahkan, uang sebesar Rp 60 juta tersebut juga masih lengkap dengan bungkus bendel dari Bank Mandiri.

”Uang sebesar Rp 60 juta kami temukan di rumah salah seorang pengasuh anak pelaku dan tas ransel yang digunakan Bu lurah dibuang di daerah Tegalsari sudah kami temukan. Untuk hand phone masih kita cari. Mobil Hyundai milik pelaku ternyata juga disembunyikan di rumah kerabatnya di Kecamatan Bangorejo,” jelas Kapolres.

Hingga Rabu (1/8) baru satu orang yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan mengenai ada dugaan keterlibatan pelaku lainnya dalam kasus tersebut. “Kami sudah konfirmasi ke Gus Makki yang merupakan Ketua PCNU Banyuwangi ternyata tidak benar, dan tidak tahu menahu dengan persoalan ini,” terangnya

Menurut Kapolres, korban sama sekali tidak kenal dengan sosok yang disebut-sebut sebagai Gus Makki tersebut. Karena saat pelaku mengajak korban menemui Gus Makki, pelaku menunjukkan foto JN yang disebut-sebut sebagai Gus Makki.  ”Jika memang ada keterlibatan dan cukup bukti tentu akan kami tindak tegas,” tandas Kapolres.(ddy/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #penculikan #kriminal 

Berita Terkait

Mardani: Usut Tuntas Meninggalnya Suporter Persija

Liga Indonesia

Teror Stroberi Berjarum

Internasional

Cekcok, Warga Lebak Dituduh Bakar Mantan Istri

Banten Raya

Sepekan Dua Tewas, Pelajar Bogor Buat Sajam untuk Tawuran

Megapolitan

Polri Tahan Lima Tersangka Pelaku Human Trafficking

Nasional

IKLAN