Jumat, 21 September 2018 09:20 WIB
pmk

Total Sport

65 Ribu Peserta akan Ikuti Pemecahan Rekor Dunia Poco-poco

Redaktur: Ali Rahman

Jumpa pers jelang perhelatan pemecahkan rekor dunia Guiness World Record senam poco-poco dengan diikuti 65 ribu peserta di kantor Kemenpora RI, Jumat (3/8/2018). Kegiatan tersebut akan berlangsung di sepanjang jalan di Jakarta, mulai dari halaman Istana Negara, Medan Merdeka Barat, Silang Monas, MH Thamrin, Bundaran HI hingga Jalan Sudirman. Selama pemecahan rekor yang berlangsung Minggu (5/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Jelang perhelatan Asian Games 2018, Indonesia akan memecahkan rekor dunia Guiness World Record. Kali ini, rekor yang akan dipecahkan adalah senam poco-poco dengan diikuti 65 ribu peserta.

Kegiatan tersebut akan berlangsung di sepanjang jalan di Jakarta, mulai dari halaman Istana Negara, Medan Merdeka Barat, Silang Monas, MH Thamrin, Bundaran HI hingga Jalan Sudirman. Selama pemecahan rekor yang berlangsung Minggu (5/8/2018), jalanan di lokasi itu akan ditutup mulai pukul 04.00 hingga 08.00 WIB. Masyarakat yang ingin melakukan kegiatan car free day baru bisa melaksanakannya setelah acara berakhir.

Pemecahan rekor diinisiasi Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) dengan didukung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, TNI dan Polri. Adapun peserta yang akan memecahkan rekor dunia berasal dari TNI (10 ribu), Polri (5 ribu), Kementerian/Lembaga (6.700), Siswa SLTA se-DKI (27 ribu), guru olahraga SLTA se-DKI (3 ribu), SKPD DKI Jakarta (800), Mahasiswa DKI Jakarta (1.000), DWP Kementerian/Lembaga dan DWPP (2.500), FORMI DKI Jakarta (5 ribu), Fitness Center dan Sanggar Senam (2 ribu), Perwakilan Lintas Agama (1.000) dan lingkungan RT/RW (1.000).

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Raden Isnanta menambahkan, pihaknya berharap pemecahan rekor bisa sukses. Indonesia pernah gagal saat pemecahan rekor dunia senam zumba. Diharapkan kegagalan itu tak terulang pada senam poco-poco. "Ini penilaian ketat banget, salah sedikit gagal," kata Isnanta,pada jumpa pers di kantor Kemenpora RI, Jumat (3/8).

Selain misi pemecahan rekor dunia, program tersebut juga sebagai branding Indonesia untuk mendongkrak Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Selain itu juga mengajak masyarakat berolahraga secara rutin agar tubuh semakin bugar.

Menurut Hermawan Kertajaya, selaku panitia acara, pemecahan rekor dunia Guiness World Record tidak mudah. Pasalnya, jika ada gerakan yang keliru bisa didiskualifikasi. Untuk menilai kegiatan itu, akan ada ribuan juri yang disebar di 1.300 titik. "Selain mampu meningkatkan harga diri bangsa Indonesia, diharapkan juga mampu melestarikan budaya asli Indonesia serta meningkatkan pariwisata nasional melalui olahraga kreasi budaya yang berkembang pesat di masyarakat," ujar Hermawan. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemecahan-rekor-dunia-poco-poc #raden-isnanta #hermawan-kertajaya 

Berita Terkait

IKLAN