Sabtu, 17 November 2018 04:28 WIB
pmk

Nusantara

Kecolongan, Calon Jamaah Lagi Hamil Muda Nyaris Berangkat ke Tanah Suci

Redaktur:

IBADAH-Jamaah calon haji (JCH) kloter 10 dari Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Barito Utara mulai diberangkatkan dari Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya, Kalteng. Foto: Arjoni/Radar Sampit/JPG

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah menjadi sorotan. Bagaimana tidak? Penyelenggara ibadah haji di daerah itu bisa kecolongan, dan tidak mengetahui lolosnya satu jamaah calon haji (JCH) yang sedang hamil muda. 

JCH asal Kobar yang dinyatakan positif hamil, memiliki nomor porsi 1800019303. Berdasarkan hasil pemeriksaan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) dan pemeriksaan tim kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus, usia kandungan perempuan JCH dari Kobar itu sekitar tiga minggu.

Lantaran usia kandungannya tergolong bisa membahayakan JCH, hasil rapat yang dipimpin oleh Ketua PPIHD Kalteng Fahrizal Fitri, Kamis (2/8), memutuskan untuk menunda keberangkatan jamaahtersebut.

Persoalan ini mendapat sorotan dari pimpinan DPRD Kobar, Triyanto. Menurutnya, permasalahan ini seharusnya tidak terjadi. Oleh sebab itu, JCH diminta jujur kepada pemerintah selaku penyelenggara haji.  ”Yang tidak kalah penting, seluruh tim penyelenggara harus menjalankan sesuai dengan prosedur,” katanya kepada Kalteng Pos (Grup INDOPOS), Jumat (3/8) malam.

Ditegaskan Triyanto, Kemenag Kobar selaku penyelenggara haji di daerah itu, harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi). Sehingga persoalan dalam penyelenggaraan haji, tidak terjadi lagi. ”Ini contoh kelalaian yang seharusnya tidak terjadi,” tegas politikus Partai Gerindra ini.

Menyikapi hal ini, Kemenag Kobar masih bungkam dan belum berani berkomentar, terkait adanya JCH asal Bumi Marunting Batu Aji yang lolos. Salah satu staf bidang haji dan umrah Kemenag Kobar, Nur mengaku tidak berani memberikan penjelasan mengenai permasalahan ini.

”Maaf pak, bukan kami menghambat penyampaian berita. Tapi ini rahasia jamaah. Jadi tidak bisa disampaikan, kalau belum ada izin dari atasan,” ucap Nur saat ditanya tadi malam (3/8).

Untuk diketahui, berdasarkan Permenkes No 15/2018 tentang Istithaah Haji dan SKB dua menteri, yaitu Menteri Agama Nomor 458/2000 dan Menteri Kesehatan Nomor 1652.A/Menkes-Kesos/SKB/XI/2000 tentang calon haji wanita untuk melaksanakan haji, syarat JCH perempuan hamil yang diizinkan berangkat adalah usia kehamilan antara 14-26 minggu, dan tidak tergolong dalam kehamilan risiko tinggi. (ala/ce/abe/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #haji #tanah-suci #makkah #madinah #kalimantan-tengah #kemenag 

Berita Terkait

Arab Saudi Larang 3 Juta Warga Palestina Berhaji

Internasional

Yuk Jaga Kemabruran Haji

Nasional

Khoirizi Ingatkan Soal Perda Haji

Nasional

Khoirizi Ingatkan Soal Perda Haji

Nasional

IKLAN