Kamis, 15 November 2018 05:09 WIB
pmk

Headline

PPIH Evaluasi Pelayanan Hotel dan Katering

Redaktur:

EVALUASI - PPIH Arab Saudi menggelar pertemuan dengan sejumlah majmuah, Kamis malam (2/8). Foto: Kemenag

INDOPOS.CO.ID - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menggelar pertemuan dengan sejumlah majmuah, Kamis malam (2/8/2018). Majmuah adalah asosiasi penyedia hotel di Madinah, termasuk perusahaan catering. Pertemuan yang dipimpin Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis itu, dilakukan untuk melakukan evaluasi layanan hotel dan catering untuk jamaah haji.

Menurut Sri, tujuan utama pertemuan ini adalah melakukan evaluasi majmuah dan pihak penyedia katering setelah beberapa minggu kedatangan jemaah haji gelombang pertama berlangsung.

“Malam ini kami melakukan pertemuan dengan sejumlah penyedia hotel dan katering di Madinah. Tujuannya untuk koordinasi dan menyampaikan evaluasi awal setelah tiga pekan kedatangan jemaah,” ujar Sri.

Pada kesempatan tersebut, jelas Sri, pihak hotel dipertemukan dengan pihak katering karena antara keduanya saling terkait. Pihak hotel berkewajiban menyediakan tempat untuk ruang makan jemaah, tempat heater (lemari pemanas makanan), listrik untuk heater agar dapat berfungsi dengan baik sehingga makanan menjadi layak konsumsi dan tidak mudah basi.

Secara umum, Sri mengingatkan kembali kewajiban majmuah dalam melayani jemaah, misalnya hotel wajib menyediakan air mineral 1 liter setiap hari dan peralatan mandi. Selain itu harus memerhatikan kebersihan kamar hotel.

“Ada beberapa majmuah yang menempatkan jemaah tidak sesuai kontrak. Maka saat ini adalah momen yang tepat untuk mengingatkan kembali isi dari kontrak yang telah disepakati. Jika mereka tidak bisa menepati kewajibannya sesuai kontrak, maka kita akan memberikan sanksi berupa denda,” lanjut Sri.

Usai rapat, Sri mengaku, masalah koordinasi antara pihak hotel dan katering telah diselesaikan. Selain itu, pihak majmuah menyatakan, akan memperbaiki layanan mereka.

Namun demikian, ujarnya, pihak penyelenggara akan melakukan evaluasi kinerja penyedia layanan di Madinah dalam waktu dekat.

"Hasil evaluasi itu nantinya bakal dijadikan landasan pemberian sanksi," ucapnya. (kemenag)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ppih-arab-saudi #haji #calon-jamaah-haji 

Berita Terkait

Arab Saudi Larang 3 Juta Warga Palestina Berhaji

Internasional

Khoirizi Ingatkan Soal Perda Haji

Nasional

Masih Ditemukan Sejumlah Persoalan

News in Depth

Tambahan Kuota Terbentur Kapasitas

News in Depth

Terus Benahi Penyelenggaraan Haji

News in Depth

IKLAN