Kamis, 22 November 2018 06:22 WIB
pmk

Politik

PAN Minta Hasil Ijtima' Ulama Digodok Terbuka

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (dua kiri) bersama Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin (kiri) saat menghadiri acara diskusi di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2018). Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta kolega dalam koalisi membahas rekomendasi ijtima' ulama Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) secara terbuka.

Dia memberikan majas untuk rekomendasi tersebut dengan 'letakkan diatas meja'. Menurut dia, rekomendasi yang menempatkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Salim Segaf Al-Jufri atau dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) merupakan rekomendasi kuat.

"Ijtima' ulama itu strong, rekomendasi kita terima dan (harus) taruh diatas meja, gitu donk," cetus Zulkifli di Kawasan kalibata Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2018).

Sedangkan, posisi PAN sendiri masih mengambang dalam koalisi bersama Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKS kendati mengaku punya jalinan emosional kuat dengan 3 partai tersebut.

Zul menegaskan, PAN masih menunggu hasil rapat kerja nasional tahun 2018 (Rakernas) yang akan dilakukan pada Senin 6 Agustus 2018 di Jakarta.

PAN masih bersikeras dengan keputusan Rakernas tahun 2017 di mana telah menatpak Zulkifli sebagai capres atau cawapres. “Capres (dari PAN) kalau sekarang masih Zulhas," seloroh politikus asal Lampung itu. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pan #ijtima-ulama #cawapres-prabowo #zulkifli-hasan 

Berita Terkait

IKLAN