Minggu, 18 November 2018 06:55 WIB
pmk

Indobisnis

Tekad AirAsia Bawa Dunia Internasional Lebih Dekat dengan Danau Toba

Redaktur:

CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes (tengah) menyerahkan miniatur pesawat AirAsia kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjatian (kiri) disaksikan oleh Executive Chairman Grup AirAsia Berhad dan Co-Group CEO AirAsia X, Datuk Kamarudin Meranun (kanan) saat peluncuran rute Kuala Lumpur - Silangit oleh AirAsia. Foto: AirAsia

INDOPOS.CO.ID - Bandara Silangit merupakan pintu gerbang utama menuju Danau Toba yang mengagumkan, yang merupakan danau vulkanik terbesar di ASEAN dan salah satu danau terindah di dunia.

Sadar akan hal tersebut dan untuk memperluas jejaknya di ASEAN, AirAsia akan melakukan peluncuran penerbangan langsung empat kali seminggu dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA2), Malaysia ke Bandara Silangit di Tapanuli, Sumatera Utara, Indonesia mulai 28 Oktober 2018 nanti.

Rute baru tersebut diumumkan pada konferensi pers di Jakarta yang dihadiri oleh tamu kehormatan, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan; Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Pramintohadi Sukarno, dan juga Staf Khusus Menteri Bidang Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Judi Rifajantoro, beserta CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes; Executive Chairman Grup AirAsia Berhad dan Co-Group CEO AirAsia X, Datuk Kamarudin Meranun, dan CEO Grup AirAsia di Indonesia, Dendy Kurniawan.

CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes berujar bahwa sebagai maskapai penerbangan ASEAN yang sesungguhnya, AirAsia berusaha untuk menghubungkan lebih banyak orang dan lebih banyak destinasi di wilayah yang sudah dianggap sebagai rumah sendiri.

"Saya selalu mengatakan bahwa Indonesia bukan hanya Bali. Layanan baru kami dari Kuala Lumpur ke Silangit adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mengembangkan 10 tujuan wisata prioritas, termasuk Danau Toba," ujar Tony, Kamis (2/8/2018) lalu.

“Tidak hanya membawa pelancong lebih dekat ke potensi  wisata yang tersimpan di nusantara, kami juga berinvestasi dalam mengembangkan wisata berkelanjutan. Tim program berkelanjutan kami akan bekerja sama dengan otoritas dan komunitas lokal untuk menjaga keindahan alami Danau Toba melalui inisiatif ramah lingkungan kami. Kami juga akan menjalankan beberapa program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung komunitas lokal. Merupakan komitmen kami untuk membawa wisatawan mancanegara lebih dekat lagi ke tujuan wisata terbaik di Indonesia, dan di saat yang sama juga membantu menjamin keberlanjutan destinasi-destinasi tersebut.”

“Sudah sejak lama kami ingin membawa wisatawan dari seluruh dunia untuk mengunjungi Danau Toba melalui hub kami di Kuala Lumpur dan kami mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang telah membangun infrastruktur yang baik guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Sebelum adanya Silangit, wisatawan yang ingin mengunjungi Danau Toba harus menempuh jalan darat selama enam jam dari Medan. Sekarang, mereka dapat terbang langsung ke Silangit dan mencapai Danau Toba hanya dalam satu jam. Selain membangun bandara baru, Indonesia juga merevitalisasi Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi terminal maskapai hemat biaya (LCC). Kami yakin langkah tersebut menuju ke arah yang tepat dan kami akan terus mendukung penuh upaya Kementerian Pariwisata untuk mencapai target kunjungan 20 juta turis pada tahun 2019,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Pandjaitan, menyambut baik peluncuran rute baru tersebut. Ia yakin layanan baru ini akan meningkatkan kedatangan wisatawan ke Danau Toba, yang telah dinyatakan sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas Indonesia.

"Saya ingin berterima kasih kepada AirAsia karena meluncurkan layanan penerbangan dari Kuala Lumpur ke Silangit. Kami sedang meningkatkan fasilitas di Bandara Silangit dan memperpanjang landasan dari 2.650 meter menjadi 3.000 meter. Kami juga memperluas apron dan bangunan terminal untuk mengakomodasi lebih banyak pesawat dan penumpang. Kami harap rute baru ini akan bermanfaat bagi ekonomi dan komunitas lokal,” tegas Luhut.

AirAsia menawarkan harga khusus dari Silangit ke Kuala Lumpur mulai dari Rp 100.000. Tarif ini tersedia untuk pemesanan di airasia.com dan aplikasi mobile AirAsia dari 2 Agustus hingga 12 Agustus 2018 untuk periode perjalanan dari 28 Oktober 2018 hingga 29 Maret 2019. Anggota AirAsia BIG akan menikmati biaya pemrosesan gratis ketika melakukan pembayaran menggunakan kartu BigPay.

Selain Silangit, AirAsia juga terbang ke lima belas tujuan lain di Indonesia yaitu Jakarta, Lombok, Pekanbaru, Surabaya, Bali, Medan, Padang, Semarang, Banda Aceh, Pontianak, Yogyakarta, Palembang, Bandung, Makassar dan Solo. (adl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #airasia 

Berita Terkait

IKLAN