Senin, 19 November 2018 09:07 WIB
pmk

Nusantara

Gubernur NTB Perintahkan Seluruh Tenaga Medis di Lombok Tidak Libur

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Lombok harus langsung bangkit usai dihantam gempa dengan magnitudo 7 SR dan gempa susulan 5.6 SR pada Minggu malam (5/8/2018). Pemerintah setempat dan masyarakat saling bahu membahu menolong kendatipun mereka menjadi korban. Pertolongan terhadap korban terdampak menjadi hal utama.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB Muhammad Zainul Majdi menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan untuk tidak libur. "Saya juga instruksikan semua tenaga kesehatan di Pulau Lombok untuk masuk dan bekerja, memastikan pelayanan kesehatan diberikan maksimal," ujarnya di Mataram Lombok, Senin (6/8).

Ia menegaskan, semua perangkat BPBD Pemda bersama TNI dan Polri, Badan SAR dan elemen masyarakat lain juga bekerja menjangkau daerah yang diperkirakan paling terdampak, yakni  Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur.

"Kami akan memberikan pelayanan pengungsian yang layak bagi para korban yang rumah tinggalnya hancur maupun rusak, dan pelayanan kedaruratan lain-lain untuk menunjang penghidupan pasca gempa hingga tercapainya pemulihan. TNI dan Polri juga memberikan bantuan tenda," paparnya.

Sementara dia juga menginstruksikan agar semua sekolah di Lombok Utara, Mataram, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Lombok Tengah untuk diliburkan sambil mengecek keamanan bangunan sekolah. Semua masjid di Lombok Utara dan sekitarnya diminta menyerukan untuk menenangkan masyarakat agar tidak panik.

"Alhamdulillah, BMKG sudah menjelaskan tidak ada lagi potensi tsunami. Semoga juga tidak ada gempa susulan," imbuhnya.

Saat ini, listrik masih sedikit terganggu di beberapa lokasi dan sedang diupayakan normal kembali. Jaringan seluler sempat terputus di beberapa tempat. "Sekali lagi, kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia," kata Zainul.

Pemerintah Provinsi NTB telah mengeluarkan perpanjangan penetapan status keadaan tanggap darurat sampai dengan 11 Agustus 2018. "Kami mengajak seluruh masyarakat di Tanah Air untuk turut membantu saudara-saudaranya di NTB dan wilayah terdampak gempa lainnya di Indonesia," harapnya.

Sementara dia meminta agar masyarakat tetap tenang dan menggunakan sumber informasi terpercaya resmi dari BMKG, BNPB, pemerintah daerah, kepolisian dan pihak berwenang lainnya. (dna/JPC/JPG/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #gempa-di-ntb #tsunami #gempa-bumi 

Berita Terkait

Tanah Labil, Rawan Gempa Bumi

Megapolitan

Wow, Ada ”Tsunami” di Karawang

Ekonomi

Kota Palu Terbanyak Korban Meninggal Gempa Sulteng

Headline

Pascagempa Sulteng 4 Daerah Masih Terisolasi

Headline

Yang Tersisa dari Musibah Tsunami di Sulawesi Tengah

Nasional

BNI Bangun 400 Huntara di Daerah Bencana

Nusantara

IKLAN