Kamis, 20 September 2018 06:31 WIB
pmk

Lifestyle

Awas Bahaya Veneer Gigi Abal-abal

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Veneer gigi sudah menjadi satu kebutuhan. Tak hanya dikalangan selebritis, masyarakat biasa pun kerap memilih teknis pelapisan gigi agar tampak cantik dan percaya diri. Namun tak semua mendapatkan hasil yang sempurna.

Maraknya venner gigi murah dan tanpa ditangani ahlinya yang benar membuat gigi semakin rusak. Bahkan adakalanya nyaris tak memiliki gigi lantaran salah penanganan. Padahal, veneer gigi harus dilakukan oleh pakar atau dokter gigi spesialis prostodonsia yang berpengalaman.

"Yang dirugikan adalah pasien, makanya sering saya menyampaikan pengetahuan mengenai veener. Semoga dengan informasi yang sampai ke masyarakat melalui media tentunya, kedepannya tak ada lagi malpraktek seperti ini," kata Drg. Donna saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Kurangnya pengetahuan mengenai veener gigi, kata pakar veener gigi di Indonesia, Drg. Donna, membuat maraknya malpraktek. ”Saat ini dimasyarakat sering terjadi malpraktek dalam menangani veneer gigi, makanya sering saya sampaikan disetiap kesempatan seminar ketika saya sebagai pembicara, karena yang dirugikan pasien,semoga dengan informasi yang sampai ke masyarakat melalui media tentunya, kedepannya tak ada lagi malpraktek seperti ini,” jelasnya.

Dari pengalamannya sebagai akademis dan praktisi, Drg. Donna sudah menulis 2 buku yang dirilis dibawah penerbit Gramedia. Dua buku tersebut berjudul “Gigi Sehat, Merawat Gigi Sehari-Hari” (2007) dan “Gigi Sehat dan Cantik” (2009).

Kedua buku ini menjadi best sellers dan layak dikoleksi karena mengupas detil permasalahan seputar gigi. Buku ini membantu upaya mengatasi permasalahan gigi dengan memberikan anjuran kesehatan gigi secara praktis.

“Makanya selain ditangani ahli penanganan veneer gigi yang benar, secara idealis saya juga ingin menjalankan program Indonesia Free Caries ini, agar generasi Indonesia kedepan terbebas dari gigi berlubang yang disebabkan karang gigi,” katanya.

Untuk itu, Drg. Donna berkeinginan mewujudkan sebuah misi atau gerakan moril bernama #IndonesiaFreeCaries. Rencananya program ini akan dilaksanakan secara nasional, mulai dari tingkat SD hingga memberikan pelayanan kepada masyarakat umum. Bersama tim #IndonesiaFreeCaries. Drg. Donna akan memberikan pelayanan kesehatan gigi secara massal.

“Ke depannya masyarakat Indonesia memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Orang Indonesia harus terbebas dari karang gigi yang menjadi cikal bakal gigi berlubang”, ujar dokter pengagum band Michael Learn To Rock ini.

Seiring perjalanan waktu yang dirintis from zero, tentunya dengan paradigma berestetika, Drg. Donna memaparkan sebuah alasan mengenai veneer gigi (teknik pelapisan gigi) yang baik dan benar untuk kecantikan dan kesehatan gigi. (ash/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan #veneer-gigi 

Berita Terkait

Ketua MUI : Vaksin MR Wajib

Nasional

Lasik, Tindakan Cepat Persiapan Lama

Kesehatan

Mengetahui Manfaat Daun Kelor

Kesehatan

IKLAN