Senin, 24 September 2018 09:01 WIB
pmk

Jakarta Raya

Imbau Perkenalkan Budaya Betawi kepada Asia

Redaktur:

ONDEL-ONDEL-Memperkenalkan budaya Betawi kepada atlet, official, dan supporter Asian Games dari negara-negara Asia tak melulu dari tempat wisata tetapi dari hiasan ornamen, patung, dan tari-tarian. Foto DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menilai program tiga wisata yang dipersiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih kurang. Pasalnya, program untuk menyambut peserta Asian Games 2018 tersebut belum mengakomodir kepentingan untuk memperkenalkan kebudayaan tradisional di Indonesia, khususnya Budaya Betawi.

“Jangan hanya dipusatkan di titik-titik tertentu. Kan, kebudayaan Betawi itu banyak,” ujar Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sereida Tambunan kepada INDOPOS, Minggu (5/8).

Menurut Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, Pemprov DKI harus mengemas unsur kebudayaan di setiap titik-titik yang bersinggungan dengan pelaksanaan Asian Games 2018. Seperti tampilan ornamen hingga unsur-unsur kebudayaan tradisional Betawi lainnya.

“Bisa saja, dengan menampilkan atraksi kebudayaan Betawi setiap event yang bersentuhan dengan Asian Games. Kan banyak tuh, ada palang pintu atau memasang ornamen-ornamen budaya Betawi di setiap sudut kota,” terangnya.

Ia menilai, Pemprov DKI belum secara konkrit mewujudkan program pelestarian kebudayaan. Karena, hingga saat ini program tersebut hanya slogan saja. “ Lihat saja, program hanya ditampilkan di media spanduk, baner dan media lainya. Sebaiknya, program pelestarian ya diwujudkan langsung di tiap tempat layanan publik,” tegasnya.

Sementara itu, Pengamat Perkotaan Nirwono Jugo menyebutkan, Jakarta memiliki banyak destinasi wisata.Sebagai Ibu Kota negara, DKI jangan hanya memperkenalkan kebuadyaan Betawi saja. Karena, seni budaya dan kuliner nusantara sangat beragam. “Asian Games jadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan kebuadyaan nusantara,” ungkap Nirwono Jugo.

Menurut Nirwono, Pemprov DKI harus mengoptimalkan potensi wisata yang tersebar di wilayah Jakarta. Ada Taman Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Situ Babakan, Taman Momnas, Lapangan Banteng, Ancol, Kawasan Budaya Condet dan masih banyak lagi kawasan wisata lainnya.  

“Jangan hanya dipusatkan di Kota Tua. Masih banyak lagi potensi yang bisa diolah, dan itu bisa saja disiapkan oleh Pemprov DKI dalam waktu dekat ini,” katanya.

Nirwono mengatakan, untuk memeriahkan Asian Games Pemprov DKI bisa saja melibatkan masyarakat dan komunitas lainnya di Jakarta. Salah satunya dengan menggelar atraksi kebudayaan, festival kuliner, festival busana tradisional dan atraksi kebudayaan tradisional lainnya.

“Itu bisa saja dengan memanfaatkan taman-taman di DKI. Kan ada Taman Menteng, Taman Cattleya, Taman Suropati, Taman Situ Lembang, Taman Ayodia dan masih banyak lagi taman di Jakarta,” ujarnya.   

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asyantoro mengatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan tiga wisata bagi peserta Asian Games 2018.Tiga wisata tersebut berupa wisata sejarah, wisata atraksi budaya dan wisata belanja. Ketiga wisata tersebut, menurut Asyantoro dipersiapkan untuk para atlet, official dan supporter. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kebudayaan-betawi #dprd-dki 

Berita Terkait

Warisan Budaya Taman Benyamin Sueb Segera Diresmikan

Jakarta Raya

Asyik, Penunggak Sewa Rusun Bakal Dihapus

Jakarta Raya

LSM Jakarta Bantu Taufik Gugat KPU

Politik

Masyarakat Betawi Harus Bangun Jakarta

Jakarta Raya

LRT Gagal, DPRD Diminta Tak Diam

Jakarta Raya

IKLAN