Rabu, 19 September 2018 08:34 WIB
pmk

Jakarta Raya

Manfaatkan Layanan RS Kelas Internasional Mitra BPJS Ketenagakerjaan

Redaktur:

Manfaatkan Layanan RS Kelas Internasional Mitra BPJS Ketenagakerjaan

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan sewilayah Jakarta Selatan mengundang peserta dari perusahaan-perusahaan platinum di Mayapada Hospital, Jakarta Selatan (7/8/2018). Di sana digelar acara Sosialisasi dan Koordinasi Penyakit Akibat Kerja (PAK), Prosedur Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), dan Program Return to Work.

”Kalau sebelumnya kategori kecelakaan kerja itu harus memenuhi usur impact atau benturan. Tapi sekarang penyakit akibat kerja dijamin dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja,” ujar Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek Agoes Masrawi yang juga selaku koordinator BPJS Ketenagakerjaan sewilayah Jakarta Selatan. Dalam acara tersebut turut hadir Kakacab BPJS Ketenagakerjaan sewilayah Jaksel.

Menurut Agoes, jika pekerja mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja maka BPJS Ketenagakerjaan akan menjamin pemulihannya sampai sembuh. Tidak ada batasan biaya pemulihan dan batasan waktu yang diberlakukan alias unlimited. Menariknya, peserta yang mengalami musibah kecelakaan kerja disediakan beragam rumah sakit  mitra BPJS ketenagakerjaan yang disebut Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

”Kalau RS pelat merah sudah pasti bekerja sama. Ini hebatnya RS kelas internasional seperti Mayapada, Medistra, Siloam, MMC juga sudah menjadi PLKK BPJS Ketenagakerjaan. Silahkan karyawan Bapak Ibu yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja mengakses ke sana. Manfaatkan itu,” ujar Agoes.

Dalam acara tersebut Agoes juga menyosialisasikan aplikasi BPJSTKU agar bisa dimanfaatkan oleh seluruh peserta. Menurutnya, aplikasi tersebut merupakan salah satu pertanggung jawaban BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta terkait pengelolaan dana yang sangat besar. ” Zaman dulu saldo JHT diprint dan dilaporkan setahun  sekali. Kalau sekarang saldo JHT bisa dilihat setiap hari di aplikasi BPJSTKU,” ungkap Agoes.

Di aplikasi tersebut juga tersedia informasi  pembayaran iuran, tanggal pembayaran, upah yang dilporkan, hingga informasi diskon dari merchant-merchant yang bekerja sama (co-marketing).

Sementara itu dr. Liem Jen Fuk perwakilan Perdoki Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki) mengisi materi tentang pengenalan dan langkah diagnosis penyakit akibat kerja.(dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

Sadarkan Generasi Millenial Pentingnya Perlindungan Dasar

Jakarta Raya

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat Diskon Rawat Inap

Jakarta Raya

Pastikan Perlindungan Pekerja Konstruksi

Jakarta Raya

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Investor Serbu Pasar Modal

Nasional

Sedih Campur Bahagia di Harpelnas

Jakarta Raya

Layanan Klaim JHT Sidik Jari Cegah Kecurangan

Jakarta Raya

IKLAN