Rabu, 26 September 2018 04:09 WIB
pmk

Nasional

Hingga Selasa, 7 Ribu Wisatawan Dievakuasi dari 3 Gili di Lombok

Redaktur:

Foto : Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Hingga Selasa siang (7/8) tim SAR Gabungan sudah berhasil mengevakuasi setidaknya 7.000 orang wisatawan asing dan domestik dari tiga pulau kecil di Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Hal itu disampaikan Menko Polhukam Wiranto saat mengecek langsung proses evakuasi di Pelabuhan Bangsal Lombok Utara. "Laporan terakhir sudah 7 ribu wisatawan," ujarnya di Pelabuhan Bangsa Lombok Utara, Selasa (7/8/2018).

Ia juga menegaskan seluruh wisatawan baik wisatawan asing atau domestik harus sama-sama menerima pelayanan terbaik selama proses evakuasi berlangsung.

Dalam rangka evakuasi itu pula, menurut Wiranto pemerintah sudah menyiapkan berbagai alat transportasi seperti puluhan kapal, puluhan bus, termasuk penambahan pesawat di Pulau Lombok. Namun menurutnya sebagian besar wisatawan asing ingin singgah sementara ke Pulau Bali. Untuk itu, dari pelabuhan Bangsal di Lombok Utara, banyak wisatawan akan selanjutnya diantar menggunakan kapal menuju Pelabuhan Benoa dan Pelabuhan Sarangan di Bali. Sedangkan bagi mereka yang hendak terbang meninggalkan Lombok, langsung diantar ke Bandara Internasional Praya Lombok.

Selain memantau proses evakuasi dari Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara, Wiranto juga memimpin langsung operasi reaksi cepat untuk penanggulangan bencana gempa bumi yang melanda Lombok.

Wiranto bersama Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dan kepala BNPB Willem Rampangilei terus berkoordinasi untuk mengambil langkah-langkah dalam membantu seluruh korban gempa.
Menurutnya saat ini nyaris semua lapangan di Pulau Lombok sudah diisi tenda-tenda pengungsi. Selanjutnya yang sedang diupayakan pihaknya menyediakan kebutuhan makan, minum, air bersih, dan obat-obatan bagi para pengungsi.

"Saat ini mereka membutuhkan makanan, minuman, dan air bersih. Untuk sementara ini kami mencukupi dari korem, kepolisian, dan pemda semua bergerak untuk membantu masalah ini. Untuk bantuan pengobatan kami kerahkan dua batalion Kostrad sebagai batalion medical, dan dari TNI AL dikirimkan KRI Soeharso," pungkasnya. (jpc/jpg/ind)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #menko-polhukam-wiranto #gempa-lombok #gempa-ntb 

Berita Terkait

IKLAN