Rabu, 26 September 2018 02:25 WIB
pmk

Nusantara

Dua Kali Langgar Aturan KKP-Menristekdikti Sinergi Program

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI Angkatan Laut dan Satgas 115, Sabtu (28/7/2018) lalu menangkap Kapal Ikan Indonesia (KII) bernama KM. Borneo Pearl di WPP 711, perairan Desa Ladan, Kepulauan Riau.

Kapal berbobot 70 GT milik Politeknik Negeri Pontianak tersebut ditangkap berlayar tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan tidak memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Ironisnya, pihak Kemenristekdikti mengaku tidak paham aturan untuk kapal tersebut.

“Politeknik itu dibawah Kemenristekdikti, mereka mengakui kesalahan dan ketidak tahunan. Kapal latih itu memang melanggar aturan, sekarang sedang diproses,” ujar Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja, di kantor, Selasa (7/8/2018).

Padahal kapal tersebut selama ini diperuntukkan bagi mahasiswa praktek kerja lapangan. Namun, dari laporan rekam jejak, kapal tersebut bukan kali pertama berurusan dengan hukum.

“Dua kali melakukan pelanggaran dan ketangkap. Dari 12 anak buah kapal tertangkap, cuma 5 berstatus mahasiswa. Sisa awak kapal, ABK di luar kampus,” jelas Sjarief.

Atas hal yang memalukan dunia pendidikan tersebut Sjarief mengatakan pihaknya mengambil langkah sinerji dengan Kemenristekdikti.

“Kami tidak pernah kerjasama selama ini. Masalah menjadi pukulan buat KKP, kami sepakat mengumpulkan fakultas perikanan di semua perguruan tinggi lalu membahas kurikulum sudah sesuai dengan kebutuhan sektor KKP,” kata Sjarief.

Lewat kerjasama pula, terdapat kesesuaian bahan ajar antar perguruan tinggi, dan kualifikasi dosen juga harus menyamakan kebutuhan praktikum.

Sehingga kedepan tidak akan terjadi lagi dalam praktikum dilapangan kedapatan kapal latih membawa spesies hewan dilindungi/dilarang seperti terjadi di Politeknik Pontianak itu.
“Tidak boleh terjadi lagi, kemarin membawa sirip hiu 850 kg jenis Bigeye Thresher,” pungkas Sjarief.(nel)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementerian-kelautan-dan-perikanan-kkp #tni-angkatan-laut-dan-satgas-115 #menangkap-kapal-ikan-indonesia-kii-bernama-km-borneo-pearl-di-wpp-711 

Berita Terkait

Perbaiki Komunikasi Lewat Lokakarya

Nasional

Norwegia Dukung Teknologi Budidaya RI

Nasional

IKLAN