Rabu, 19 September 2018 07:02 WIB
pmk

Nasional

Paskibraka Dibekali Pencegahan Korupsi

Redaktur: Ali Rahman

Komisioner Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan (kiri) bersama Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh saat memberikan pembekalan mental kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Mental Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional digembleng oleh Komisioner Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan.

Pembekalan yang dimoderatori oleh Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh tersebut untuk mencegah munculnya mental korupsi pada peserta Paskibraka. "Kita angkat tema Anak Muda Melawan Korupsi," ujar Basaria, di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Dalam penanganan korupsi sedikitnya ada sembilan perilaku anti korupsi pertama, yakni jujur, mandiri, peduli, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil. "Fakta korupsi di Indonesia pelakunya melibatkan anggota keluarga, korupsi sudah begitu massif dan parah," sebutnya.

Saat ini, tidak ada lagi sektor di negara yang tidak terasuki korupsi. Bahkan sektor-sektor yang dianggap paling suci sekalipun, sudah sangat meluas secara sistematik di berbagai tingkatan pusat dan daerah, lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

"Banyak contoh korupsi. Di antaranya menyontek, melanggar lalu lintas, terlambat, titip absen, berbohong pada orang tua atau dosen, gratifikasi ke dosen," jelas Basaria.

Intinya, memberantas korupsi harus dimulai dari diri sendiri, kemudian baru menginspirasi keluarga dan masyarakat sekitar. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #paskibraka #kpk #basaria-panjaitan #kemenpora-ri #asrorun-niam-sholeh #pencegahan-korupsi 

Berita Terkait

IKLAN